Thursday, February 14, 2019

Alacarte: Rahasia Jajan Banyak Tetap Hemat



Alacarte: Rahasia Jajan Banyak Tetap Hemat
Makanan enak.
Dua kata yang sulit banget hilang dari pikiran sepanjang hari. Selain karena kebutuhan utama, makanan enak juga ada pengaruhnya lho untuk menjaga mood, at least untuk sehari aja! 😁 Kalau udah happy abis nyobain makanan yang super enak, rasanya pengen banget semua orang juga cobain makanan yang sama. Semacam berbagi kebahagiaan melalui makanan enak. Akhirnya aku dan seorang teman bikin akun instagram khusus sharing makanan enak, bisa dilihat di @makanharusenak.

Gimana rasanya keluar masuk restoran demi makanan enak?
Senang! Soalnya tiap restoran punya perbedaan suasana, menu, dan service yang bikin kita merasa punya experience baru. Apalagi sekarang ini banyak banget resto-resto yang interiornya lucu. Jadi selain bisa nyobain makanan enak, kita bisa foto-foto untuk nambahin isi feed instagram. Iya, kaaan....

Saturday, January 19, 2019

Main-main ke Babakan Siliwangi
















Hai, halo lagi!

Awal tahun begini, resolusi masih ngebul banget gak sih? 😂 Supaya lebih relax, biasanya aku selalu ada agenda buat jalan-jalan di awal tahun. Kali ini ke Bandung! Rencananya kemarin mau main-main di kotanya aja. Penasaran sama perkembangan kota yang katanya makin bikin warga Bandung bahagia. Selain karena kulinernya yang jelas enak-enak dan super bikin kangen. Huuu...

Perjalanan ke Bandung kali ini menggunakan KAI. Rasanya jadi semangat banget sis kayak mau berwisata. Eh, emang iya ya. 😋 Sengaja banget ambil jadwal kereta paling awal alias jam 5 pagi. Supaya punya waktu lebih lama untuk explore tempat-tempat dari itinerary yang udah dibuat. So excited! Setibanya di Bandung, langsung deh drop barang di hotel lalu cari sarapan yang enaaak!

Setelah agak kenyang abis jajan-jajan, langsung kepikiran pengen main ke Babakan Siliwangi. Agak khawatir sebenarnya karena udah jam 11 siang, takutnya Baksil panas gitu. Tapi karena udah penasaran, jadi lanjuuut aja! Anyway karena niatnya memang jalan-jalan di dalam kota aja, jadinya merasa terbantu banget dengan grab car. Karena ku tidak paham rute angkot disini eheee..


Sunday, December 30, 2018

2018: A Form of Self Love


Sadar kalau di tahun ini super jarang posting tulisan di blog, bahkan kadang sebulan sekali pun nggak. Beda banget kalau dibandingin sama tahun-tahun sebelumnya. Bukan karena nggak ada yang diceritain, melainkan karena terlalu banyak hal yang seru dan terjadi terus-menerus di tahun ini. Bingung aku tuuuh mau ceritain yang mana duluan, ended up nggak sama sekali! :))


Di akhir tahun ini, aku jadi kembali mengingat apa yang udah terjadi dan tercapai selama 12 bulan terakhir. Surprisingly, banyak sekali dan melebihi daftar resolusiku. Alhamdulillah. Untuk beberapa hal yang bisa di-share, berikut ini beberapa hal yang sangat kusyukuri bisa terjadi di tahun ini.



Thursday, November 29, 2018

Secret Show Mocca: Merayakan Perjalanan ke-19 Tahun




Halooo! Terlalu excited untuk blogpost kali ini. Setelah dua bulan hiatus tanpa sebab yang jelas, akhirnya ada semangat untuk ngepost lagi karena sebuah acara yang menyenangkan ini. 😊

Pertama kali mengenal Mocca melalui soundtrack di film Untuk Rena (2005). Kira-kira saat itu aku masih kelas 7 SMP. Kemudian lagu-lagu Mocca terus menemani dalam perjalanan menuju dewasa. Hingga sampai tahun ini, album terbarunya yang berjudul Teman Sejati masih sangat relate dan menyenangkan untuk didengar.

Sayangnya, aku belum pernah berkesempatan datang dan mendengarkan langsung show Mocca. Biasanya hanya melalui televisi, radio, atau youtube. Huhu. Tapi, di suatu malam di bulan November ini aku nggak sengaja melihat info Secret Show di timeline twitter dan langsung impulsif untuk ikut membeli tiketnya yang super terbatas. Beruntungnya, aku masih menjadi bagian dari 10 orang terakhir yang dapat membeli tiket kategori Friends.

Tuesday, September 11, 2018

Mengunjungi Candranaya Old House

Kalau sebelumnya aku pernah ikut walking tour saat liburan ke Jogja, kali ini aku nyobain ikut walking tour di Jakarta. Kenapa? Kan Jakarta segitu-gitu aja? Ada yang menarik emangnya? Beberapa kali dapet pertanyaan semacam ini, kalau dipikir yaaa Jakarta memang seperti yang bisa kita lihat di televisi aja. Sesak, panas, macet, dan tentunya memiliki sejarah. Hal terakhir adalah alasan aku untuk ikutan. Karena sejak masa sekolah dulu, aku sama sekali gak suka pelajaran sejarah. Padahal anak IPS ya kaaan!! Iya begitulah, karena menghafal tahun-tahun penting dan nama-nama pahlawan cukup berat buatku.

Tahun ini, aku merasa perlu banyak berdamai dengan hal-hal yang selama ini cukup aku hindari. Salah satunya belajar sejarah. Aku mulai bisa menerima bacaan sejarah sebagai reading list di tahun ini dan alhamdulillah tercapai sedikit-sedikit. Begitu juga ikutan walking tour begini, cukup membantuku belajar dan menyesal kenapa gak dari dulu aja penasaran sama sejarah. Hehe.

Walking tour kali ini lagi-lagi penyelenggaranya @jktgoodguide (cek di Instagram). Ada beberapa rute yang ditawarkan, dan aku tertarik ikut rute Chinatown. Karena selama ini cuma suka dengar dan lihat bagaimana suasana Pecinan, Glodok di televisi ataupun media sosial. So, here we go! Pada walking tour kali ini, rutenya meliputi Candra Naya old house – Petak Sembilan market – Dharma Bhakti temple – Santa Maria de Fatima church – Toa Se Bio temple – Gloria food alley. Banyak ya? Apalagi di setiap perjalanan menuju ke lokasi, akan selalu ada hal menarik yang bisa kita lihat. Oke, aku akan coba cerita soal Candranaya old house yang buatku paling menarik dari rute ini.
 
Designed by Beautifully Chaotic