Monday, December 31, 2012

Terima Kasih

Aku berpikir kemudian ragu-ragu
Aku menulis kemudian diam
Aku mencoba menangis kemudian malah tertawa kecil
Aku berpasrah diri kemudian bahagia
Aku bersyukur kemudian bahagiaku bertambah
Setiap ritme kehidupan berusaha kunikmati sepenuhnya, berharap segala sesuatunya akan berakhir pada bahagia. Sempat aku terlunta-lunta bagai kepingan puzzle yang hilang, lalu terbawa angin ke sebuah lembah. Iya, lembah sunyi yang membuatku memiliki banyak waktu untuk berpikir, meresapi apa yang telah kulakukan, dan merancang kembali semuanya demi bahagiaku. Tadinya kupikir membahagiakan orang itu penting. Ternyata ya memang penting, tapi apa tidak lebih baik aku membahagiakan diriku sendiri, kemudian semua menjadi lebih mudah. Berbagi kebahagiaan namanya.

Saturday, November 24, 2012

Akhir

Banyak sekali yang bisa diceritakan akhir-akhir ini, sayangnya aku sedang merasa kesulitan dalam merangkai kata. Entahlah apa sebabnya.
Aku sedang kagum dengan sesuatu yang bernama kehidupan, yang kadang begitu kusut. Namun tahukah kau, bagaimana rasanya bila kekusutan itu lama-lama terurai seperti layaknya benang yang kembali pada gulungannya setelah lama diacak-acak? Lega. Ya, cuma itu yang kurasa saat ini. Tidak ada lagi yang tiba-tiba mengganjal pikiran, mendistraksi waktu-waktu yang seharusnya lebih berkualitas.
Semuanya memang butuh akhir, yang menyenangkan atau tidak. Aku tidak takut, maksudnya baru saja merasa kalau akhir tidak perlu ditakuti. Karena akhir merupakan permulaan yang baru saja dimulai. Selamat datang permulaan! :)

Thursday, November 15, 2012

Trapesium

Aku adalah garis yang terus memanjang tanpa tahu arah. Jujur saja aku menikmati perjalanan ini, karena aku memang harus terus memanjang supaya bisa menjadi bangun datar yang sempurna, dengan ukuran yang-semoga-saja proporsional. Garis-garis yang lain pun tahu kalau aku begini karena ingin menjadi bangun ruang. Mereka melihatku dari jauh, sesekali mendekatiku kemudian pergi lagi dan mendoakan agar semuanya bisa baik pada akhirnya. Aku seringkali lelah juga, merasa dan berpikir apakah ini harus aku lanjutkan?

Monday, October 29, 2012

Dunia dalam Dunia

Baru saja aku mengerti sesuatu, tentang memiliki dunia dalam dunia. Ini konyol sekali bila kujelaskan secara mendetail. Aku pun sebenarnya tidak ingin membaginya disini, namun karena hasrat untuk mengaksarakan rasa ini begitu dalam, jadi apa boleh buat.
Kamu tahu apa rasanya memiliki sesuatu di dalam suatu---kemudian sensor--? Maaf kalau aku begitu ambigu dalam mengutarakan. Aku tidak pintar dalam hal ini. Merasakan simbiosis yang berkelanjutan ini memang menyenangkan, sedikit menyiksa terkadang. Semuanya sudah begitu terlanjur, dalam kehati-hatian. Dengan tahap yang sedemikian rupa dibuat. Kurasa sama seperti seorang nenek yang sedang menaiki anak tangga. Begitu takut, hingga menatap langkah lekat-lekat, jalan sedikit-sedikit, lama tentunya. Padahal disampingnya ada pegangan yang didesain untuk membantu berjalan. Takut akan sesuatu yang sebenarnya tidak begitu perlu ditakuti. Ha-ha-ha biarkan aku tertawa dalam keanehan perasaan.

Saturday, October 27, 2012

Rahasia


Kamu tahu apa yang dimaksud rahasia? Iya, sesuatu yang disimpan rapat-rapat tanpa ada yang tahu kecuali dirimu sendiri. Tapi rahasia kali ini kubagi dengan sahabatku. Apakah namanya masih rahasia?  Biarlah, bagiku ini masih rahasia. 
Ah, itu tadi hanya sebersit pikiran yang mengantarku menuju pintu masuk Fakultas yang dulunya sempat dinamakan Fakultas Sastra. Pagi ini begitu menyenangkan, sama seperti pagi-pagi sebelumnya.
Tiba sudah aku di tahun ketiga masa perkuliahan, bersama mereka yang memberikanku definisi bahagia. Aku bingung harus memulainya darimana. Yang kurasakan saat ini, kehidupan kuliah kadang begitu sulit hingga membuat kata tidak lagi mampu meredam lelah, hingga air mata pun jatuh sebagai gantinya. Namun bersama mereka, aku dapat merasakan tawa setelah tangis yang begitu panjang. Segalanya bisa terjadi dengan mereka, dari mulai yang konyol hingga yang begitu serius. Aku merasa begitu hidup. Mengenal mereka seperti menemukan oase di tengah panasnya sahara. Sungguh melegakan. Mereka adalah ritme yang membuat hidupku lebih bernada. Mengenalkanku pada keindahan melodi sederhana yang ada karena daya bersama.
Mengenal mereka, membuatku lupa dengan kata ‘sunyi’. Namun mengingatkanku tentang masa depan, yang mungkin mengharuskan kita untuk tidak bersama lagi. Kita berlari dengan arah yang berbeda, sesuai tujuan yang kita pernah bicarakan saat masih duduk di bangku semester tiga.
Aku sampai lupa dengan rahasia itu. Satu hal yang perlu kamu tahu, rahasia itu ada diantara mereka dan kepada salah satu diantara mereka. Karena yang tahu tentang ini hanya sahabatku, izinkan aku untuk kembali menyimpannya rapat-rapat.
Flash Fiction ini dipersembahkan untuk NBC UI

Senjaku


Menginjak senja. Aku masih terduduk pasrah di lorong yang terasa begitu kosong ini, koridor gedung VIII FIB. Mataku berlarian melihat sekelebatan orang berlalu lalang dengan santainya tanpa memperhatikanku. Sudah limaratusan hari kuhabiskan dengan menyender di tembok berbatubata merah ini. Sulit rasanya ketika harus mengingat ratusan hari yang lalu, ketika kita sama-sama menatap senja dari celah pohon besar yang aku lupa nama ilmiahnya. Disini juga, kita pernah saling menunggu siapa yang ingin berbicara lebih dulu, menebak-nebak apa yang sebenarnya ada di pikiran kita. Suatu kesempatan yang menyenangkan bisa berbagi dunia denganmu, terlepas dari kondisi kita saat itu.
Mengenai pertanyaan siapa yang paling benar dan yang paling salah selalu saja berkeliaran pada rongga otakku. Apakah wajar bila sungai yang kering mengharap dialiri air terus-menerus pada hujan yang hanya datang 6 bulan dalam setahun? Apa mungkin sungai terlalu menaruh harapan kepada apa yang sebenarnya tidak bermaksud memberi harapan, hanya memang sudah kepastiannya seperti itu? Aku benar-benar tidak paham tentang ini. Sungguh. Naluri kadang terhambat dengan egoku sendiri. Membuat kemungkinan-kemungkinan menyenangkan atas kejadian-kejadian sederhana denganmu. Tenggelam dalam ilusi ciptaanku sendiri.
Aku masih terduduk pasrah di lorong yang terasa begitu kosong ini, koridor gedung VIII FIB. Melihatmu jalan berdampingan dengan sahabatku. Kukira drama seperti ini hanya ada di kotak ajaib bernama televisi, nyatanya sekarang aku memainkan peran dari cerita ini. Hilang sudah dalam kamusku arti ‘sakit hati’. Aku sudah begitu mati rasa menyaksikan pemandangan yang sama di setiap senja. Ratusan hari duduk disini membuatku mengerti, hanya senja yang menjadi saksi atas perasaanku.
Flash Fiction ini dipersembahkan untuk NBC UI

Saturday, October 20, 2012

Serius, Ini Pertama Kali!

Jegeeeeeeeeeeeeer! Tiga bulan sudah risau ini meradang, menyemprotkan ragu ke ranah pikiran, lalu membuat tidur semakin hilang kualitasnya. Menjadi penanggung jawab suatu acara bukan hal yang mudah untuk orang yang cerobohnya minta ampun sepertiku. Pertama kalinya aku diminta menjadi seseorang di balik salah satu rangkaian acara yang lumayan besar di jurusanku ini. 3 bulan penuh kebingungan, ketidakjelasan, dan kecemasan bagaimana hari H akan berjalan. Dan kemarin, semua misteri atas pikiran-pikiran yang selama ini bergantungan di tiap detik waktu kosongku akhirnya terjawab sudah. Sudah dalam keadaan pasrah kurebahkan ide, pikiran, dan ego. Hanya satu harapku "Semoga ada yang datang, lebih dari 10 saja.". Pukul delapan, baru 1 peserta yang mampir ke meja registrasi.

Friday, October 12, 2012

Takut

Aku sedang takut, dengan waktu. Meringis bisa-bisanya aku sambil memejamkan mata. Sesuatu yang aneh berlari sekelebatan dalam pikiran. Semuanya berjalan begitu cepat. Begitu terburu-buru kelihatannya. Entah skenario macam apa ini, ketika semua terjadi terlalu berhimpitan, hingga rasanya tidak ada kesempatan untukku bernapas. Dalam sehari, aku bisa merasakan berbagai peristiwa dalam satu nafas. Perasaan dengan mudahnya terbolak-balik dalam beberapa jam. Sekelilingku bisa drastis berubah, senang menjadi sedih, sedih menjadi senang. Aku benci menjadi seperti ini. Tidak paham dengan perasaan, pikiran, dan perilaku yang kuciptakan sendiri. Aku hanya terlalu takut dengan waktu. Takut semuanya berantakan dalam waktu dekat. Takut semuanya lenyap tanpa sisa. :'(

11:43 dalam keadaan takut

Friday, September 28, 2012

:(

Seperti ada yang perlu diselesaikan. Namun sulit. Seperti ada yang perlu dibicarakan. Namun apa iya masih perlu? Bagian mananya yang perlu dibahas? Ini yang keberapa kalinya ada konflik, dalam hati. Ada konflik yang membuat nafsu makan hilang, hari terasa abu-abu, dan seringkali membuat terbangun tengah malam. Mungkin ini ada kaitannya dengan perasaan satu itu. Selain perasaan marah, senang, sedih, kecewa, dan lainnya. Yang satu ini masuk ke dalam kelompok perasaan, hanya saja manusia begitu menspesialkan satu macam perasaan ini, kata Tere Liye. Perasaan ini lah yang membuat konflik ini begitu membuncah dalam diri. Sakit, tapi tak tahu harus diapakan. Sepi, tapi apa lebih baik begini? Tidak ada yang lebih membahagiakan di akhir bulan September ini selain bisa terselesaikannya masalah yang sangat sepele namun meresahkan ini. :(

20:16 dalam keadaan kacau

Sunday, September 16, 2012

Tentang Perasaan

Ketika hati diintai harapan. Dipuja melalui kata-kata yang sebenarnya merupakan senjatamu. Sulit rasanya mengelak dari perasaan yang menyenangkan. Terlebih kamu adalah sebabnya. Sulitkah untuk kamu mengetahui apa yang sebenarnya kurasa? Yang mungkin saja sama seperti apa yang kamu rasakan dalam beberapa bulan belakangan ini. Sebenarnya aku benci tentang 3 menit sebelum tidurku yang selalu ada sekelebatan kamu, kamu yang sedang menatapku di beberapa waktu yang lalu. Entah bagaimana caranya agar aku tidak perlu lagi mengalami itu, hingga akhirnya kamu tidak lagi masuk ke scene bagian berapa di mimpi yang seharusnya tidak ada kamu. Dan sebenarnya aku juga benci ketika tiba-tiba rindu menyelinap di pikiranku, rasanya ingin langsung aku mengetikkan "hey, aku kangen" lalu mengirimnya ke nomor ponselmu, namun rasanya tidak mungkin.

Saturday, September 15, 2012

Pagi di 14 September

September selalu menjadi bulan yang paling berbahagia untuk salah satu orang di keluarga gue, Bapak. Yah tepatnya kemarin, kami memberikan surprise kecil: kue ulang tahun yang menopang lilin merah berangka 49. Tenyata umur Bapak sudah hampir setengah abad ya.
Double chocolate cake yang didapatkan dengan penuh perjuangan ini akhirnya bisa selamat sampai rumah dan melahirkan haru di pagi 14 September. Rasanya sedih kalau mengingat umur bapak sudah setua ini, karena belum ada yang bisa dibanggakan dari gue, belum bisa ngebahagain bapak. Saat sesi mengucapkan selamat ulang tahun, cuma gue yang gak bisa berkata-kata malah nangis sesenggukan. Maluuu, gak bisa ngucapin. Sisi melankolis gue pecah di pagi itu. Semoga Bapak selalu diberikan yang terbaik dalam hal apapun, umur yang berkah, dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT.
10:30 dalam keadaan sedikit meneteskan air mata

Tuesday, September 11, 2012

Something Random, Something Fun

Haaaai kamu yang lagi di depan layar sambil penasaran sama tullisan akyu hari ini, makasih sudah membaca ;)
Minggu kedua di semester 5
Alhamdulillah gue udah mulai bersemangat ngejalanin semester lima ini. Rasanya bener-bener jadi mahasiswa sewajarnya sekarang, 60% belajar 20% main 20% berkhayal hahaha. Tadinya mungkin 80% main 20% belajar mengingat semester-semester sebelumnya terasa begitu santai nan aduhai. Please bukan untuk ditiru adik-adik maba yang lagi baca :p

Friday, September 7, 2012

Shock! :O

Holaaa blog! Seriously kangen banget-bangetan ngeblog. Hari ini dan seterusnya, gue bakalan lebih aktif disini fyi, berhubung lagi hobi-hobinya berkeluh kesah tentang kehidupan gue di semester 5 ini. Jujur, gue shock banget dengan perubahan suasana kuliah di semester ini, dari mulai mata kuliahnya, dosennya, bahan bacaannya, jadwalnya, sampai pengeluaran buat beli ini itunya aduh aduh.

Monday, July 9, 2012

New header

Yeah! I've just made new header for this lovely blog! Still with pink touch hehehe. Btw, I adore pink so much since I'm in the college, before I really hate pink very much. Yah don't hate something if you don't wanna love that thing someday hahaha. The photo that used in this header taken in Benteng Vredeburg, Jogjakarta. This header replacement happened just because want to change the atmosphere of my blog. That's all. Hope you all like it! :)

Wednesday, June 27, 2012

Liburan di Jogja

Aaaaaaaaaaaaaaah akhirnya postingan gue dengan label holiday bisa berlanjut dengan orang-orang yang sama, nambah sedikit. Setelah 2 tahun lamanya, akhirnya gue kembali ke kota yang menyenangkan ini. Kota yang membuat nyaman siapa saja yang berkunjung kesana. Gak nyangka aja bakalan berada di Jogja bareng temen-temen kuliah gue. Eh iya Jogja masuk menjadi urutan pertama gue sebagai tempat backpaker-an terjauh gue setelah Bandung loh hehehe. Rasanya.................................macem-macem! >_<

Wednesday, May 9, 2012

Review Three Weddings and Jane Austen - Prima Santika

Hai hai hai makasih buat yang udah bolak-balik buka blog ini nungguin postingan terbaru gue, tapi yang ditunggu malah gak muncul-muncul huehehe maaf kepedean :p Oke, kali ini gue bakal nge-review sebuah novel yang beberapa waktu lalu baru aja gue selesain, dan cukup membuat gue mikir, deg-degan, bahkan parno. Novelnya berjudul Three weddings and Jane Austen, terbitan Gramedia. 

Ceritanya tentang? Tentang seorang ibu penggemar novel roman klasik karya Jane Austen yang memiliki kisah kurang lebih sama seperti novel-novel Jane Austen. Ibu Sri memiliki 3 anak perempuan yang sudah dalam usia matang namun belum ada satupun yang menikah. Kebayang gak sih gimana pusingnya ibu satu ini? Was-was, khawatir, cemas lah ya pasti. Ketiga anaknya yang diberi nama  hasil adaptasi dari tokoh-tokoh novel Jane Austen pun merasa cemas, tapi jauh lebih pusing melihat Ibu mereka yang terlihat sibuk sendiri dalam merencanakan perjodohan untuk mereka. Ketiga anak perempuan ini bernama Emma, Mary, dan Lisa.
Emma, anak pertama Ibu Sri yang bisa dibilang paling cantik, sabar, dan paling dewasa lah ya tentunya. Kisahnya yang menurut gue agak tragis dibanding kedua adiknya. Udah pacaran 8 tahun, dijanjiin bakal dinikahin sama si calon suaminya, even mereka beda suku. Pihak keluarga besar cowoknya yang agak ribet sama masalah persukuan. Tapi si cowok teteup kekeuh buat nikahin Emma. But you never know what will

Sunday, April 22, 2012

Being busy

Hey, there! Sorry for my unproductive habit then my blog hasn't been updated with my story of my life for two months maybe. Well, I'm kinda busy since first day I'm turning on my campus life. New routine, new things, new story of course. In this year, I'm concern to do my duty, being coordinator of my faculty on Green Community University of Indonesia. As you think, this community engaged with environmental things. Green, green, and greeeeeeen. I never expected become like this actually, I dunno why life have too much surprises inside. Me, a girl who sometimes indifferent with environment surrounding, become more pay attention in 2012. Such a positive transformation I think hahahaha. So many environmental-care activities that I've joined in this three months. It gave me so much things to learned honestly. Ok, that's my new routine.
How about my common routine? Lecture. So true. So commonly you know about this routine since 2010. But, in this term, everything looks so different than the last terms. Assignments are so RAAAAAAAAAAAAWR. Believe me, I'm not lying. I spent my time to do all of my assignment as soon as possible.Ouch! Not all of my time I used to do that. I need some time to shopping, karaoke, and me time :) I make balanced as possible for these things. Now? What I'm doing? Contemplating the fate due to run out of ideas for the tasks. So, I opened blogger.com hihihi.
Enough. I'm going to sleep, because my clock show the time is already 0:37. I'm swear I'll make precious post for you, next week. I have surprise for you, readers. Thank you for waiting my new post ;)

Wednesday, February 8, 2012

Refreshing di Kebun Raya Bogor

Counting days. I want more......... holiday! Never feel enough to spend time for walk along, talk freely without worrying about any tasks that wanna kill slowly. In the remains of this holiday, Bogor Botanical Garden become our (maybe) last destination before deal with real life at campus next week hahaha. Ok, this is!
How beautiful

Saturday, February 4, 2012

Weird-but-fun holiday

Hello hello hello!
I just wanna share about my weird-but-fun holiday. Around the town. Get lost. Wet due the rain. Anything, but i enjoy every second we spent together for sure. Maybe, these photographs will help to illustrate my vacation.
Friends
Yes, they are! Who made me vigorous to get college everyday, even Saturday. Also, make my holiday do awesome mihihi :3

Sunday, January 29, 2012

Me on tumblr!

Cuma mau ngasih tau nih, kalo misalnya tiba-tiba gue ngilang lama dari blog ini. Atau ada yang pengen lebih mengenal gue, ada baiknya kalo langsung cuss ke tumblr gue hehehe Anything I am on tumblr 
Thank you <3

Sunday, January 22, 2012

Ehem. 19 tahun!

Sembilan belas tahun yang lalu, pasti Mama lagi panas dingin antara hidup dan mati berjuang untuk memperlihatkan gue indahnya dunia ini. Baru kali ini gue mikir, 19 tahun yang lalu, gue menjadi harapan kedua orang tua dan keluarga gue untuk hidup dan menjadi seseorang yang berguna kelak. Pasti banyak banget harapan di kala itu. Entah gue jadi anak yang berbakti sama orang tua, jadi anak yang rajin, atau jadi presiden suatu saat nanti. Gue yang dinanti-nantikan semua anggota keluarga gue untuk menangis saat melihat mereka, sehingga mereka bisa bahagia saat melihat gue menangis. Gue cucu pertama dari keluarga nyokap gue. Kebayang kan gimana bayi 19 tahun yang lalu itu sudah memiliki sedikit beban. Beban karena paling nggak gue bakal dijadiin panutan untuk cucu-cucukNenek selanjutnya.
 
Designed by Beautifully Chaotic