Monday, December 31, 2012

Terima Kasih

Aku berpikir kemudian ragu-ragu
Aku menulis kemudian diam
Aku mencoba menangis kemudian malah tertawa kecil
Aku berpasrah diri kemudian bahagia
Aku bersyukur kemudian bahagiaku bertambah
Setiap ritme kehidupan berusaha kunikmati sepenuhnya, berharap segala sesuatunya akan berakhir pada bahagia. Sempat aku terlunta-lunta bagai kepingan puzzle yang hilang, lalu terbawa angin ke sebuah lembah. Iya, lembah sunyi yang membuatku memiliki banyak waktu untuk berpikir, meresapi apa yang telah kulakukan, dan merancang kembali semuanya demi bahagiaku. Tadinya kupikir membahagiakan orang itu penting. Ternyata ya memang penting, tapi apa tidak lebih baik aku membahagiakan diriku sendiri, kemudian semua menjadi lebih mudah. Berbagi kebahagiaan namanya.

"Karena membahagiakan semua orang adalah mustahil. Maka logikanya, kita punya hak untuk memilih orang yang akan kita bahagiakan."
 http://palawija.tumblr.com/
Aku sadar, aku belum bisa membahagiakan semua orang. Maaf ini kutujukan untuk mereka yang merasa kecewa, diam-diam sebal dan merutuk dalam hati. Orang tua, keluarga, sahabat, teman, bahkan orang yang sebenarnya tidak kukenal. Belum pernah aku merasa seperti ini. Membahagiakan mungkin sama dengan menjaga perasaan, yang tidak bisa kulakukan ke semua orang. Hanya untuk sebagian orang, yang terpilih dalam hidupku.
2012 adalah sebagian waktu dari proses hidupku, proses kedewasaanku menuju umur 20 tahun yang tinggal menghitung hari. Terima kasih telah memberikan banyak hal, banyak pelajaran, dan banyak cerita. Untuk orang-orang yang telah bersamaku, mengisi hidup bersama di tahun ini, terima kasih. Tahun yang tidak pernah kulupakan, terima kasih sekali lagi :)
Share with the world:

No comments:

 
Designed by Beautifully Chaotic