Saturday, March 16, 2013

Bingkisan

Pintu satu itu terketuk kembali, kencang tidak karuan. Aku membukakannya lalu menerka-nerka apa lagi maksud kedatangannya. Dari penampilannya yang begitu menawan, dengan mudahnya aku terseret untuk segera mengiyakan apa maunya. Sesuatu yang memang aku harapkan bertahun-tahun. Seperti kehilangan akal, bahagiaku meledak seakan-akan aku telah berhasil mendapatkannya. Padahal yang kuterima baru bingkisan dengan kertas kado daun maple, belum tahu isinya. Berhari-hari aku memikirkannya, apakah perlu aku buka secepatnya bingkisan ini atau kediamkan lebih dahulu. Dalam separuh waktuku memikirkannya, datang lagi bingkisan dengan bungkus yang transparan. Yang satu ini sudah pasti, jelas akan sangat bisa aku miliki. Aku hanya diberi kesempatan untuk memilih salah satu diantaranya. Rasanya tidak bisa tidur.

Seperjalanan pulang dari kampus, aku menatap langit dan memperhatikan gerak awan yang perlahan kabur menghindar. Dari abu-abu menjadi jingga lalu hitam kelam. Pikiranku melayang. Pilihan yang amat sulit untukku yang belum begitu paham dalam memaknai sesuatu. Bingkisan pertama memiliki masa berlaku dua minggu, setelah itu habis sudah. Bingkisan kedua tidak perlu memiliki expired, yang satu ini tahu sekali bagaimana membuat si penerimanya bingung bukan main. Waktuku hanya habis untuk berpikir, tak sadar bila masa berlaku itu akan semakin dekat. Jujur, aku makin gamang.
Kemarin, aku berniat untuk iseng membuka bingkisan pertama, dengan alasan "ah kapan lagi aku ditawarkan sesuatu semenarik ini". Aku duduk di sebuah kursi, dengan meja konsol yang menunggang kalender. Kullihat tanggal berapa sore ini, dan ah..... Masa berlakunya sudah habis. Bingkisan itu hilang dimakan angin. Sedih. Namun aku yakin, akan ada waktu yang lebih tepat untuk membuka bingkisan itu. Akan ada waktu yang lebih indah mengantarkan bingkisan itu ke depan pintu. Terima kasih sudah membuat aku sulit tidur selama dua minggu. Aku tidak membukamu karena aku tahu aku tidak yakin. Jarang sekali aku mau melakukan sesuatu yang aku tidak yakini.
Biarkan aku berkelumit dengan bingkisan kedua, silakan datang lagi tahun depan, saat semuanya terasa lebih tepat :)
Share with the world:

No comments:

 
Designed by Beautifully Chaotic