Saturday, March 16, 2013

Bingkisan

Pintu satu itu terketuk kembali, kencang tidak karuan. Aku membukakannya lalu menerka-nerka apa lagi maksud kedatangannya. Dari penampilannya yang begitu menawan, dengan mudahnya aku terseret untuk segera mengiyakan apa maunya. Sesuatu yang memang aku harapkan bertahun-tahun. Seperti kehilangan akal, bahagiaku meledak seakan-akan aku telah berhasil mendapatkannya. Padahal yang kuterima baru bingkisan dengan kertas kado daun maple, belum tahu isinya. Berhari-hari aku memikirkannya, apakah perlu aku buka secepatnya bingkisan ini atau kediamkan lebih dahulu. Dalam separuh waktuku memikirkannya, datang lagi bingkisan dengan bungkus yang transparan. Yang satu ini sudah pasti, jelas akan sangat bisa aku miliki. Aku hanya diberi kesempatan untuk memilih salah satu diantaranya. Rasanya tidak bisa tidur.
 
Designed by Beautifully Chaotic