Sunday, March 30, 2014

Rumah Impian

Memiliki sebuah rumah tentu menyenangkan bagi setiap orang, ya kalau di buku IPS kelas 3 SD pun dikatakan kalau rumah (papan) adalah kebutuhan pokok manusia setelah sandang dan pangan. Aku pun pasti ingin memiliki rumah suatu saat nanti, setelah hampir 22 tahun dibesarkan di lima rumah yang berbeda. Banyak ya, ternyata keluargaku hobi berpindah-pindah ketika itu. Mengalami banyak perpindahan membuatku 'dipaksa' untuk cepat beradaptasi dengan orang baru. Ingat sekali ketika masih pra TK, aku sedang hobi bermain dokter-dokteran di lantai dua rumah seorang teman. Namun, orangtua tiba-tiba memberitahuku kalau kita akan segera pindah.
Kemudian aku masuk ke dalam lingkungan yang baru, teman yang baru, dan model permainan yang baru. Selalu begitu sampai terulang sekali lagi. Untungnya ketika sudah besar, aku tidak perlu repot-repot untuk mencari teman bermain masak-masakan, karena semua sudah memiliki kesenangan dan kesibukan sendiri.
Ketika sudah dimampukan nanti, aku ingin memiliki rumah di lingkungan yang baik. Yang baik ya, bukan yang terlalu baik seperti lingkungan santri. Karena bagiku, lingkungan memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam pembentukan karakteristik keluarga nantinya. Setidaknya lingkungan yang bersahabat, tidak terlalu ramai dengan ibu-ibu rumpi setiap sore, dan odong-odong yang bernyanyi sepanjang hari. Meski tidak terlalu mengganggu, namun aku menginginkan suasana yang lebih tenang daripada sekarang namun tidak mencekam. Yang penting, bukan apartemen.
Selain itu, pondasi yang kokoh juga sangat kuharapkan nanti. Seringkali aku mendengar pembicaraan orangtuaku mengenai cakar ayam, besi ringan, kusen pintu, dan segala macamnya yang membuatku berangan-angan sendiri. Besar sekali pengaruh orangtua terhadap pemikiran anak-anaknya, haha! 
Sejak kecil, aku selalu memperjuangkan apa yang kuinginkan di depan kedua orangtuaku. Mulai dari tempat tidur hingga cat tembok. Meski tidak selalu dituruti, aku tetap senang karena sudah didengarkan. Apalagi ketika benar-benar direalisasikan. Seperti keinginan untuk memiliki kamar tidur dengan cat biru muda-pink. Senang sekali tiap kali memasuki kamar waktu itu. Rumahku nanti mungkin akan bernuansa putih di hampir setiap ruangannya. Karena putih adalah satu-satunya warna yang jarang membuat bosan.
Belum terbayang sih beberapa tahun kedepan, apa yang akan terjadi dengan planet ini. Apakah bencana semakin banyak? Manusia semakin serakah? Atau malah menjadi lebih tenang dari sekarang? Entahlah, aku hanya ingin memiliki daerah serapan air kecil-kecilan di rumah nanti. Pekarangan yang tidak luas pun rasanya tidak masalah, untuk menanam beberapa tumbuhan agar rumah tidak terlalu gersang. Oh ya, mengenai alat pengolah sampah organik menjadi pupuk, itu merupakan salah satu barang impianku nanti hahaha. Sehingga volume sampah rumah tangga bisa beekurang, dan bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanaman di rumah.
Lalu apalagi ya? Mungkin itu sebagian gambaran dari rumah keinginanku nanti. Detilnya hanya aku dan orang di masa depan yang akan mewujudkannya , yang tahu.
Share with the world:

No comments:

Post a Comment

Leave your comment below :)

 
Designed by Beautifully Chaotic