Sunday, March 2, 2014

Tulisan untuk Tulus

Selamat siang penulis dibalik palawija.tumblr.com, penyanyi bersuara merdu, dan pemurah senyum dimanapun kamu terlihat. Aku adalah penikmat tulisan-tulisanmu, foto-foto hitam putih, dan apapun yang kamu masukkan sebagai postingan di palawija berbentuk digital itu. Seringkali aku merasa penasaran dengan sosokmu yang sepertinya hangat, ketika dilihat di salah satu foto hitam putih, lagi-lagi di tumblrmu. Foto ramai-ramai di dalam mobil, dan ya ada anak-anak lucu yang membuat senyummu lebih menyenangkan. Aku mulai mengenalmu 2 tahun yang lalu, ketika ada yang sebentar-sebentar membicarakan lagu sewindu-mu di kampus. Iya, aku lebih awal mengetahui suaramu dibanding wajahmu. Google adalah teman waktu itu, aku mendengarkan lagumu, dan mulai mencari-cari siapa dirimu. Lalu tenggelamlah aku pada timeline twittermu, rangkaian kata-kata sederhana yang membuatku dengan mudah untuk menekan tombol favorite. Iya, aku mengagumimu. Dan sialnya, aku mendapatkan link tumblrmu. Sudahlah, aku makin tergila-gila. Beberapa kali ku-reblog tulisanmu. Namun, sengaja tidak kufollow karena takut terlalu kecanduan.
Di saat aku sedang begitu seringnya mendengarkan lagumu, ada tweet yang tiba-tiba sering mondar-mandir di timeline twitterku. Ya, kamu akan tampil di Have Fun Go Med, tepatnya di FKUI Salemba. Akhirnya aku memutuskan untuk membeli tiket ots yang alhamdulillahnya tidak terlalu mahal. Pada hari itu, hujan turun berkali-kali. Aku yang biasanya mudah mundur ditakut-takuti hujan, saat itu merasa hujan hanya sebagai bumbu hari ingin melihat kamu menyanyi. Ketika sampai di FKUI, aku mencari tahu dimana keberadaanmu. Ingat sekali, kamu mengupload sebuah foto bagian gedung FK sore itu. Dan, dengan bodohnya aku mencari-cari bagian gedung yang persis dengan apa yang kamu upload. Karena siapa tahu kamu masih ada disana, dan bisa berjabat tangan. Sayangnya nihil. Tidak ada tanda-tanda keberadaanmu, padahal aku berjalan mengelilingi FK yang begitu asing. Meskipun sedang berada di Universitas sendiri, namun aneh saja kalau bukan berada di Fakultas yang biasanya aku naungi. Setelah tidak berhasil menemukanmu, aku membuka lagi akun instagrammu, berharap ada clue baru. Hahaha aneh ya. Namun, akhirnya aku menyerah dan menunggumu tampil di atas panggung. Hari yang semakin gelap dan hujan yang datang sedikit-sedikit rasanya usil sekali membuat rundown menjadi ngaret. Padahal aku tidak boleh pulang larut, karena rumah yang lumayan jauh dan harus ditempuh dengan transjakarta sendirian. Penundaan jadwal penampilanmu sedikit membuat kesal, namun rasa penasaran tidak pernah berhenti menggeroggoti. Sampai akhirnya kamu tampil, di saat hujan mulai mereda. Di tengah lagu, hujan turun lagi. Lalu kamu bertanya apakah lagu ingin diteruskan. Penonton mengiyakan sambil bersiap membuka payung bagi yang membawa. Berada di barisan paling depan, menggunakan payung dan merekam beberapa menit penampilanmu adalah hal yang menyenangkan kukira. Cukup banyak lagu yang kamu bawakan, sukses membuat gelap malam itu memiliki definisi yang baru. Setelah turun panggung, aku refleks memanggil-manggil namamu dan mengajak berfoto bersama. Aku bingung, kemana rasa maluku. Semoga kamu masih ingat waktu itu. Kamu dengan baiknya menghampiri kami dengan payung putih kembang-kembang hitam. 
kolase
Aku adalah perempuan berbaju abu-abu yang bagian lengannya basah terkena hujan. Akhirnya kita bisa berjabat tangan. Dan, ternyata kamu jauh lebih tinggi dariku. Waaa malam yang memberikan banyak tambahan informasi tentang penyanyi Indonesia kesukaan. Rasanya jauh lebih dari sekadar menyenangkan. Jarang-jarang aku bisa senyum-senyum sendiri selama perjalanan dua jam pulang ke rumah malam itu. 
Sejak malam itu, namamu semakin bersinar. Kamu menjadi lebih banyak dibicarakan karena gigs yang semakin sering diadakan. Sayangnya, aku tidak selalu bisa hadir. Sampai akhirnya kamu menjadi salah satu pengisi acara di JGTC UI 2012. Kamu masih tetap sama, dengan jumlah penggemar yang jauh lebih banyak. Aku tidak kebagian berada di barisan paling depan. Karena penggemarmu banyak yang berdiri lebih awal untuk mendapatkan posisi terbaik saat menontonmu. Yang penting, suaramu tetap membuat banyak orang tersenyum karena saking indahnya. Tidak, aku tidak sedang lebay. Kamu memang seindah itu. Sejauh ini, aku hanya menonton penampilanmu secara live dua kali. Selebihnya aku nonton di radioshow waktu itu, ya itu pertama kalinya aku melihat sosokmu. Kemudian, youtube juga membuatku tidak ketinggalan untuk melihat setiap penampilanmu. Senang sekali saat melihat video perjalananmu ke Eropa, dan lagu Bengawan Solo dibawakan dengan begitu sempurnanya menurutku. Oh ya, akhir-akhir ini aku sering melihat tayangan kamu bersama Raisa di televisi, ya karena beberapa kali kamu pernah duet dengannya. Boleh bilang sesuatu? AKU SENANG MELIHATNYA hehehe. Kalian bagai sahabat yang pada akhirnya dipertemukan melalui musik. Aku suka melihat tatapan matamu kepada Raisa di penampilan Java Jazz semalam, yang lagi-lagi hanya bisa kulihat dari Youtube. Aku menyukaimu sama seperti menyukai Raisa. Melihatnya pertama kali di Java Jazz 2011 dan mengejutkannya Ia tampil lagi sebagai pengisi opening act di Konser Lenka 2011. Hanya dengan dua penampilan, bisa membuatku sangat mengaguminya. Mengagumi apapun tentangnya, termasuk kecerdasannya. Maaf, aku begitu cepat menilai. Padahal mengobrol panjang lebar saja belum pernah hahaha. Namun, aku mengagumi kalian berdua. Oh ya, di video duet kalian berdua 'Satu yang tak bisa lepas', aku merasakan emosi lain. Mungkin emosi persahabatan di antara kalian hehehe.
Senang sekali apabila tulisan yang berantakan ini akhirnya terbaca olehmu, Tulus. Semoga karyamu semakin besar, sebesar Gajah yang merupakan nama album keduamu. Meskipun aku jarang hadir melihat penampilanmu, beberapa doa selalu hadir agar kamu tetap bahagia. Kalau katamu:
"Karena membahagiakan semua orang adalah mustahil. Maka logikanya, kita punya hak untuk memilih orang yang akan kita bahagiakan."
 Kebahagianmu sudah cukup membuat banyak orang bahagia. Terima kasih.
Share with the world:

2 comments:

bharaaawr said...

tulisan elu tsakep bener. emang. dan gue jugak suka bgt sama lagu tulus. apalagi yang judulnya sepatu itu keh. hehehe :") semoga tulus selalu tulus dalam bernyanyi dan membahagiakan banyak orang ya :"D

Modifikasi Harley Davidson said...

Benar benar menyentuh.. memang lagu Tulus selalu mudah dimengerti dan dalam kata2nya.. saya sendiri pun kagum dengan kak Tulus yang oke banget suaranya..

 
Designed by Beautifully Chaotic