Tuesday, April 14, 2015

Jalan-jalan ke Tebing Keraton

Selamat sore, blogwalkers ;)

Kali ini aku mau sedikit cerita tentang perjalanan menuju tempat yang saat ini sedang (agak) mainstream di wilayah Jawa Barat. Ayooo dimana ya? Lokasinya di Bandung sodara-sodari.
Berhubung ada tanggal merah di hari Jumat bulan ini, aku nekat cuss dengan beberapa teman. Dengan budget yang ngepas dan itinerary sederhana, kita berangkat dua minggu lalu.
Dari beberapa destinasi yang sudah ku-list dalam itinerary, ada satu lokasi yang kayaknya paling diminati teman-temanku ini. Ya, Tebing Keraton. Siapa sih yang belum pernah liat gambar lokasi ini di feed instagram? :))
Oke, jadi kita berangkat kesana Sabtu pagi di tengah long weekend. Agak paranoid sih kalau disana ramenya bakal kayak pasar, tapi mau gimana ya, kan namanya liburan hihi. Karena kemarin malamnya kita naik 'taxi' dari terminal, akhirnya kita memutuskan untuk menyewa 'taxi' itu kembali Sabtu ini. Kenapa taxi dengan tanda kutip? Karena taxi yang dimaksud disini bukan taxi mobil sedan dengan logo ataupun taxi alphard premium. Ya, kita menyewa family car yang sudah biasa disebut 'taxi' di Bandung. Dengan driver asli orang Bandung, kita pasti yakin gak bakal dibawa nyasar kan ke pelosok Bandung.
Sebelumnya Kang Ali, driver 'taxi', belum pernah mengantar ke Tebing Keraton. Jadi ini benar-benar pertama kalinya loh pengalaman untuk beliau. Kita jalan dari penginapan sekitar jam 8. Lokasi penginapan kita nggak jauh dari perempatan Dago, jadi ya nggak bakal menempuh waktu yang lama banget lah ke Tebing Keraton yang lokasinya di Dago Pakar. Menurut Google Maps sih 45 menit.
Udara Bandung sejuuuk banget, ditambah jalanan yang masih sepi. Apa iya masih pada selimutan di kamar? Kita udah siap jalan-jalan... Menurut informasi, Tebing Keraton berada di dalam wilayah Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda, jadi Kang Ali menjadikan tempat itu sebagai patokan.
Sekitar 30 menit, kita sampai di pintu masuk Tahura (Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda). Setelah si Akang nanya ke salah satu petugas disana, kita puter balik lalu kembali menanjak di jalanan yang kadang nggak rata kadang nggak rata banget. Fiuh.
Dari arah yang berlawanan, aku melihat banyak mobil berantrean turun. Wah, mungkin mereka melihat sunrise subuh tadi.TIba-tiba mobil kita diminta untuk stop, karena parkiran mobil sudah penuh. Jadi, jarak tempuh kita sebagai pejalan kaki semakin panjang :')
Saat turun dari mobil, banyak ojeg yang menawarkan untuk antar sampai Tebing Keraton "Ayo teh ojeg aja, jauh loh ke atas 3 KM."
Tapi kita kekeuh mau jalan kaki aja sampai akhirnya beberapa dari kita ada yang bilang "Duh, lama amat gak nyampe-nyampe" "Pulangnya gue mau naik ojeg!" "Ih enak banget ya naik ojeg ih"
Begitulah. Hahaha.
Dengan keadaan bersimbah keringat, akhirnya kita sampai di Tebing Keraton. Rasanya gak bisa berhenti mengucap 'Subhanallaaah'.
Karena dari puncak ini, kita bisa lihat kemegahan alam yang dihadiahi Allah :')
Bandung, from the top

Share with the world:

1 comment:

Liyoskin said...

Untuk sampai ke tebing keraton memang membutuhkan pengorbanan ya, tapi setelah rasa lelah pun akan terobati dengan keindahan pemandangannya..

 
Designed by Beautifully Chaotic