Monday, October 12, 2015

Berat Banget!

HAI!

Akhirnya bisa mampir lagi setelah melewati hari-hari yang lumayan tzibug. 
Oh ya bloggers, pernah gak sih ngerasa kalau hidup kamu yang sekarang itu berat banget? Kayak misalnya, tiba-tiba tugas kuliah terasa amat ribet dan bikin pusing, tugas kantor yang mendadak buanyak, atau masalah pribadi yang menyita waktu banget buat dipikirkan seharian. Pernah gak?

Gue pernah. Iya, pernah banget.

Ketika dapat tugas yang menurut gue beraaaaaat banget, gue pesimis.
"Duh, ini berat banget. Masa iya gue sanggup?"
"Gak yakin deh ini bakal kelar dalam sekian bulan."
"Nyerah aja apa gue?"

Waktu gue lumayan habis untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan buruk kayak di atas. Sampai pada akhirnya, gue mencoba untuk mulai mengerjakan sedikit-sedikit.


Awalnya terasa berat banget banget. Mungkin karena belum seutuhnya ikhlas.

Tapi, gue kembali ingat kalau gue bukan diciptakan untuk menjadi loser.

Ketika terus dikerjakan, tiba-tiba gue sadar kalau sudah mencapai 40% dari target. Ini serius?

Yes, gue jadi semangat.



Hey, you need to believe this :)

Quote di atas lumayan lama terpampang di wallpaper tab gue selama dua semester terakhir di kampus. Mungkin itu juga yang membuat gue ngerasa kalau skripsi pada akhirnya akan bisa diselesaikan dengan baik. 


Karena saya jauh lebih kuat dari apa yang saya pikirkan :'P
Mulai sekarang, yuk belajar untuk gak ngeluh tentang apa-apa yang harus dihadapi dan diselesaikan di depan mata. Ketika kita diberikan sebuah tantangan, itu artinya kita sudah cukup diperhitungkan sama Allah kalau we are strong enough to get that. Tugas kita adalah berusaha sebaik dan semampu yang kita bisa.

Ketika kita keras terhadap diri sendiri, dunia akan lunak kepada kita. Berlaku sebaliknya. :)

Selamat sore.

Pic source: Pinterest

Share with the world:

5 comments:

Side Effects of Coffee said...

setuju, hal yg paling penting dalam melakukan sesuatu adalah memulainya. Baru kemudian bagaimana menjaga keistiqomahan.

Funy said...

Musuh terbesar kita adalah diri sendiri. Somehow, cuma gara-gara "malas" atau "takut/over thinking", membuat sesuatu terlihat berat banget bahkan bikin kita nggak menyelesaikan hal itu. Padahal, pemberani itu bukan yang tidak takut, tapi mereka yang takut dan tetap berjuang menghadapinya.

yunior usop said...

Sipp, gue setuju banget!
Tapi emang terkadang harus ada pelampiasan khusus buat komplain kita yang terpendam, biar gak meledak gitu aja. :)

cheers!

Bimo Aji Widyantoro said...

bener banget, apa yang diperlukan untuk memulainya adalah niatan dan juga usaha. tanpa keduanya maka tidak akan ada hasil, jika pun ada hasil maka tidak akan sepenuhnya berhasil dalam penyelesaiannya.
yang terpenting adalah jangan pernah menunda waktu atau rasa malas akan menguasaimu

Retno Andini said...

@ Side Effects of Coffee: yes! Niat itu porsinya gede banget buat suatu tahapan
@ Funy: halo Funy! Bener banget, kadang kita malah hobi membatasi diri sendiri
@ Yunior Usop: hai! Kadang ada masa dimana kita gak bisa komplain loh, atau komplain malah gak menyelesaikan masalah. Cheers!
@ Bimo: right, Bimo... salam kenal

 
Designed by Beautifully Chaotic