Saturday, June 11, 2016

Review Montessori di Rumah - Elvina Lim

Montessori di Rumah - Elvina Lim

Hello again, readers!

Alhamdulillah postingan baru lagiii~ Udah nggak sabar banget buat cerita yang satu ini. Stay tuned yah sampai akhir!

Jadi Sabtu lalu aku berkesempatan hadir di acara book launching Montessori di Rumah. Awalnya sih aku sama sekali nggak tau soal Montessori, walaupun sempet denger-denger selewatan. Tapi belum ngerti banget. Akhirnya googling dulu soal Montessori sebelum datang ke acara.

Terus kenapa berniat dateng kalo gak tau topiknya? Karena aku selalu tertarik dengan topik pendidikan. Apalagi ini tentang pendidikan usia dini.

Melihat jaman yang sangat berbeda dengan jamanku dulu, aku jadi merasa sedikit insecure saat tiba waktunya aku mempunyai anak nanti. Padahal nikah aja belum. lol.

Pasti sekali dua kali, aku kepikiran juga takut gak bisa jadi ibu yang baik. Walaupun katanya sih menjadi orangtua adalah sebuah proses belajar tiada akhir. So, aku memutuskan untuk belajar lebih awal. Itulah salah satu hal yang membuatku makin penasaran sama buku Montessori di Rumah, karya Elvina Lim.

Langsung aja yah, aku mau review bukunya. Untuk para mommies, makasih yang udah mau lanjut baca tulisan ini.😀

Judul buku: Montessori di Rumah: 55 Kegiatan Keterampilan Hidup
Pengarang: Elvina Lim Kusumo (Founder of IMC)
Halaman: xvi+168 hal.
Penerbit: Esensi 

Saat membuka halaman-halaman awal, aku merasa sedang diajak ke dunia penuh kasih sayang. Karena aku merasa terbitnya buku ini adalah salah satu bentuk cinta Elvina kepada anaknya, Caleb. Maka itu beliau suka disebut Mom C. Tidak sampai disitu, bentuk cinta ini juga tentu ditunjukkan untuk suaminya serta kedua orangtua yang pernah mambuatnya melewati masa kecil yang membahagiakan. I love the way Elvina share her thought, her feeling through this book.

Buat yang belum tahu apa sejarah Montessori hingga dijadikan dasar bagi banyak orangtua dalam mendidik anaknya, dijelaskan dengan sangat menyenangkan di halaman perkenalan buku ini. Tentunya juga membahas Dr. Maria Montessori yang mencetuskan metode ini. Aku mengutip sebuah kalimat dalam halaman perkenalan Montessori.


"Anak yang menghabiskan 6 tahun pertamanya dalam keadaan penuh cinta dan dalam lingkungan yang mendukung perkembangannya akan merasa lebih aman dan percaya diri."
Pasti sering dengar juga kan dari iklan atau acara-acara tv kalau fase 6 tahun adalah fase keemasan anak. Saat itu, anak menyerap segala hal dengan mudah. Kemudian ini menjadi bagian dalam kehidupannya kelak. So, ada baiknya enam tahun pertama anak diisi dengan hal-hal terbaik yang bisa orangtua berikan.

Selanjutnya dipaparkan mengenai pendekatan montessori. Kemudian juga peralatan (aparatus) Montessori yang diperlukan. Berikut merupakan contoh aparatus Montessori sensorial dan matematika.
Aparatus Montessori di Rumah
Selain kedua subyek di atas, Montessori juga mengajarkan bidang bahasa, keterampilan hidup, dan budaya & sains melalui aparatusnya. Seru yah! Alat-alatnya pun ada di sekitar kita sebenarnya. Sebagai orangtua, yang diperlukan hanya kreativitas dan kesabaran. Gampang ya? Kan bonusnya anak lebih cerdas secara intelektual dan emosional.

Mom C juga banyak memberikan tips penting untuk para orangtua dalam mempersiapkan lingkungan yang baik untuk anak-anaknya. Dimulai dari rumah. Penataan ruang-ruang yang sering disinggahi anak juga ternyata penting loh. Selain itu juga ada tips-tips dalam memilihkan buku dan mainan yang baik dan aman untuk anak. Kemudian aku bersyukur sekali sudah memiliki buku ini. :')

Buku ini memberikan 55 kegiatan keterampilan hidup dalam memberlakukan Montessori di rumah. Seru banget kalau liat kegiatan-kegiatannya. Kadang wondering juga, "anak-anak bisa gak yah ngelakuin ini?" Setelah baca sampai halaman terakhir, aku yakin anak-anak bisa. Karena setiap kegiatan juga sudah disesuaikan dengan umur dan kemampuan anak.


Kegiatan Montessori di Rumah
Nah, itu dia salah satu kegiatannya. Seru banget kan! Aku jadi kebayang gimana nanti saat menerapkannya. Hahaha.

Sekarang nggak heran deh kenapa banyak ibu-ibu yang menghabiskan waktu berjam-jam membuka indonesiamontessori.com. Website tersebut bisa jadi wadah sharing luar biasa untuk para ibu. Dan juga, banyak sekali inspirasi cara mendidik anak melalui media-media yang bisa dibuat DIY. Karena para ibu pasti butuh teman untuk bercerita dengan partner yang sebisa mungkin mengerti. Website ini jadi platform yang cocok banget. Begitu juga dengan buku ini.

Walaupun belum menikah dan punya anak, aku tetap merekomendasikan buku ini ke teman-teman seusia. Apalagi buat mereka yang concern ke masalah pendidikan. Ini penting dan berguna banget. Bisa juga loh latihan dulu buat menerapkan Montessori ke sepupu atau keponakan yang suka main ke rumah. Worth it.

Thank you Mom C and Esensi for making this happen.

Share with the world:

13 comments:

  1. Wow... I just say GREAT untuk bukuny dN review dari kamu.
    Kedengarannya sangat keren.
    Belum menikah bukan berarti tidak boleh membaca dan memahami buku ini, bisa buat belajar. Setuju denganmu.

    ReplyDelete
  2. iya bukunya bagus ya, jadi bisa belajar di rumah juga buat anak-anak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kepikirnya sih begitu, malah kayaknya gak perlu masuk Tk kalo ibunya udh rajin ngajarin :D

      Delete
  3. wah gue jadi pengen pinjem buat baca No :D Nice review :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh lupa gueee, nanti dibawain ya han :D

      Delete
  4. waaahhh ini aku pengen deh bukunya, btw harganya berapa ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba lun, harganya 139.500 nih di http://garisbuku.com/shop/montessori-di-rumah-55-kegiatan-keterampilan-hidup/ :)

      Delete
  5. Terima kasih reviewnya. Akhirnya saya jadi beli bukunya. Semoga saya bisa menerapkannya dgn baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak. Semoga bermanfaat bukunya. :)

      Delete
  6. Lagi nyari2 ttg montessori, nyampe ksini, nice info mbak

    ReplyDelete
  7. Lagi nyari2 ttg montessori, nyampe ksini, nice info mbak

    ReplyDelete

Leave your comment below :)

 
Designed by Beautifully Chaotic