Wednesday, August 24, 2016

ARC Review The Girl on Paper - Guillaume Musso (bahasa)

Bagaimana rasanya jika imajinasimu dipermainkan seenaknya?

Itulah yang aku rasakan saat membaca buku The Girl on Paper dari halaman awal. Hidup bisa saja sangat mulus dengan beragam keindahan yang dihadirkan di sekitarmu. Namun, tidak perlu menunggu lama untuk melihat semuanya serba diputar sekian ratus derajat!

ARC Review The Girl on Paper - Guillaume Musso (bahasa)

Whoa... And i feel like... ini beneran nggak sih? Jangan-jangan ini bukan cerita fiksi.


Loh.


Seseorang yang diam-diam bertalenta, "ditemukan" oleh sahabatnya sendiri untuk menaiki tangga popularitas melalui kemampuannya dalam berkarya. Penulis dengan penjualan buku pertama jutaan di Los Angeles. Meski awalnya tidak nyaman, Tom Boyd, lelaki bertalenta itu akhirnya menikmati juga hidup barunya. Dolar, pujian, dan wanita impian. Rasanya seperti surga. Walau katanya neraka juga seperti serpihan surga.


Kemudian seperti badai yang menerjang rumah pinggir pantai, hidupnya berantakan seketika. MAGIC. Semuanya berubah. Hingga yang ia butuhkan hanyalah minuman berakohol dan obat-obatan untuk menenangkan diri.

Menulis? Apa itu?


Writers block berkepanjangan sedang menyerang Tom.



Suatu malam, seorang perempuan berambut pirang terjatuh di kediaman Tom dalam keadaan telanjang. Who's that girl? Berani-beraninya ia mengganggu laki-laki yang sedang kacau balau.


Ternyata dia Billie, karakter perempuan yang ada di dalam buku karangan Tom. Ia muncul dikarenakan halaman buku yang tiba-tiba kosong karena eror percetakan. Berhenti di halaman 200 sekian saat alur menceritakan Billie yang terjatuh.

Kemudian ia benar-benar terjatuh.

Di rumah Tom.

Ada apa ini?

Akankah kemunculannya sebagai tokoh fiksi di kehidupan nyata Tom bakal menjadi sesuatu yang baik? Atau akan menjadi sumber malapetaka baru buat Tom?

Karakter yang diciptakan Tom dalam seorang Billie nyatanya akan memberi nuansa hidup baru. Akankah menjadi pertanggungjawaban pengarang atas karakter yang dibuatnya? :D
The Girl on Paper - Guillaume Musso (paperback)
Dikarenakan ini ARC (Advanced Review Copy), aku pun baru membaca sampai halaman 223 dari 416 halaman. Dan kesanku mengenai novel ini adalah


SUPER PENASARAN
Terima kasih Penerbit Spring sudah memberikan softcopy novel ini dengan jumlah 223 halaman untuk direview sebagai ARC Review.

Setengah dari buku ini saja benar-benar membuatku meluangkan waktu di perjalanan menuju kantor untuk  membacanya. Dua kali perjalanan naik Transjakarta cukup untuk membaca 223 halaman.


Bagaimana kalau sudah dalam kondisi diterbitkan?

ARGHHH......

Tidak sabar menunggu bulan September saat buku ini benar-benar diterbitkan oleh Penerbit Spring! Penasaran sekali dengan kelanjutan ceritanya. Terkait cinta, persahabatan, dan nilai kehidupan. Semoga tidak lama lagi, The Girl on Paper by Guillaume Musso sudah bisa dipesan ya!
Share with the world:

8 comments:

  1. Sama.. Hana juga super penasaran sama kelanjutannya :D semoga september cepat datang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga sabar bangeeet hihi minggu depan udah September sih ya :D

      Delete
  2. Penasaran jugaa!!! Hihihi aku jarang banget beli buku semenjak ada Raya, dulu tidur pun sama buku (plus suami haha) nanti mo beli ah kalau udah ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaa mbak sandra bookworm yaaah hihi aku juga nungguin bgt mba, worth it untuk dibaca di waktu luang :D

      Delete
    2. bookworm yg udah rada pensiun hahahaha, paling sekarang menularkan minat baca ma Raya aja :)

      Delete
  3. entah kenaa baca ini aku malah kepikiran sama W deh Retno hehehehe

    btw bukunya menaarik banget. Penasaran! Ku mau pinjem dong nanti hehehehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iyaaa, ada temen yang bilang kayak gitu juga. gatau sih duluan buku ini apa serial W hahaha siiip, nanti ya aku kabarin kalo siap dikirim! :D

      Delete
  4. typo: maksudnya entah kenapa hehehehehe

    ReplyDelete

Leave your comment below :)

 
Designed by Beautifully Chaotic