Monday, August 1, 2016

Taman Pandang Istana: Sarana Berbagi Inspirasi dan Aspirasi

Morning fellow readers! Let me spreading good news from Jakarta.😍

Beberapa tahun terakhir, pasti 'ngeh dong kalau di Jakarta banyak pembangunan baru untuk lahan terbuka hijau (taman). Pembuatan taman-taman ini tentunya diharapkan akan bermanfaat bagi masyarakat sebagai sarana melakukan kegiatan positif. Keunikannya, beberapa taman sengaja dibuat sebagai ikon wilayah tertentu. Disesuaikan hingga desain dan nama tamannya lho.
Seperti pada 30 Juli, ada peresmian taman baru di silang Monas barat laut. 

Taman di Monas??? 

Iya, taman ini berada di halaman Plaza Monumen Nasional. Namanya Taman Pandang Istana. Karena ketika kita berada di taman ini, dengan mudahnya kita bisa melihat Istana Merdeka. Pembangunan taman ini diprakarsai oleh Pemprov DKI Jakarta dengan berkolaborasi bersama Holcim Indonesia, CARAS, dan Yasser Rizky sebagai perancang konsep taman tersebut. 
Suasana Taman Pandang Istana (30/7)
Pada peluncuran taman Sabtu lalu, tema yang diangkat adalah kemajemukan dan seni. Sehingga pengisi acaranya pun beragam. Ada pentas seni musik dan tari yang melibatkan beragam komunitas dari kalangan anak-anak, ibu rumah tangga, hingga seniman. Seru ya. Berikut beberapa pengisi acara yang ikut meramaikan launching Taman Pandang Istana dari sore hingga malam hari.
Pengisi Acara Peresmian Taman Pandang Istana
Selama acara berlangsung, pengunjung terlihat excited menikmati suasana Taman Pandang Istana yang begitu ramai dengan karya seni. Dengan alunan musik pop dan semilir angin, pengunjung dapat melihat karya-karya dari komunitas yang ikut meramaikan. Salah satunya hasil karya dari Komunitas Rajut Kejut. Aku termasuk salah satu pengunjung yang terpesona dengan hasil rajutannya yang secantik ini. Aaaa!! Sumpah jadi ingin sekali belajar merajut. Supaya bisa secanggih ini.


Hasil Karya Komunitas Rajut Kejut
Selain itu, ada performa dari beberapa komunitas seni. Salah satunya adalah dari Indonesian Dance Festival. Kelompok ini membawakan tarian modern yang dikombinasikan dengan tarian daerah. Dijamin deh kalau lihat penampilannya bikin tercengang saking kerennya.

Apalagi acara launching kemarin dipandu oleh Arie Dagienkz. Sehingga pengunjung taman menjadi semakin bersemangat untuk mengikuti rangkaian acara hingga malam. Terutama saat acara peresmian oleh Bapak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Wah, crowdnya luar biasa. Ahok senang sekali melihat antusiasme warga Jakarta dengan dibangunnya Taman Pandang Istana ini. Beliau berharap taman ini dapat dijadikan tempat untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi melalui kegiatan yang positif. Selain itu, Ahok juga beeharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang ada, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena setelah ini, akan lebih banyak lagi fasilitas yang dibangun untuk masyarakat.
Pemasangan Lampion oleh ahok dan Direktur Holcim
Peresmian Taman Pandang Istana ditandai dengan pemasangan lampion oleh Pak Basuki Tjahaja Pusrnama (Ahok) dan perwakilan dari pihak Holcim. Lampion-lampion yang digantung tersebut merupakan hasil lukisan yang berisi harapan-harapan untuk kota Jakarta.

Aku pribadi sebagai warga Bekasi yang menghabiskan lebih dari 12 Jam sehari di Jakarta, merasa sangat senang melihat banyaknya perkembangan nyata tiap waktu di Jakarta. Terutama dengan dibangunnya taman-taman di tiap wilayah kota. Menurutku, warga Jakarta sangat membutuhkan ruang publik yang nyaman dan mudah dijangkau. Dalam artian, tidak perlu membutuhkan banyak waktu, uang, dan tenaga untuk dapat mencapai tempat yang dituju.

Keberadaan taman-taman di tengah masyarakat sangatlah menjadi jawaban yang tepat. Saat ini taman sudah menjadi pilihan baru bagi keluarga untuk menghabiskan hari libur. Apalagi kalau taman yang dikunjungi memiliki nilai tertentu yang bisa dijadikan pengetahuan baru.

Seperti misalnya Taman Pandang Istana yang menyusung konsep keberagaman. Dengan menggunakan tipografi, taman ini menyampaikan pesan-pesan secara implisit apabila masyarakat jeli memperhatikan setiap unsur yang ada.

Bangku-bangku beton Expose yang berada di Taman Pandang Istana dibuat menggunakan Holcim EzyfloCrete. Selain karena kekokohannya, bangku-bangku ini juga membentuk kata yang bila disambungkan menjadi: Berbeda Tapi Satu. Cool idea, rite?
Bangku Taman Tipografi Taman Pandang Istana
Taman sebagai ruang publik tentunya menjadi sarana yang mewadahi banyak orang dari berbagai latar belakang untuk berinteraksi dan berbagi aspirasi. Menurutku, taman ini tepat sekali untuk dijadikan sebagai wadah tersebut.

Ada beberapa hal menarik lainnya yang aku temukan dari taman ini. Yaitu adanya instalasi lantai yang berisi kutipan dari tokoh-tokoh bangsa. Instalasi lantai ini dibuat dengan kokoh dengan material stainless steel, HolcimThruCrete, dan Holcim Colored ThruCrete. Jadi bisa dipastikan akan kuat dan tahan lama untuk menginspirasi masyarakat yang membacanya.

Beberapa kutipan yang kubaca dari instalasi lantai ini:


Tanah air ada di sana. Dimana ada cinta dan kedekatan hati. Dimana tidak ada manusia menginjak manusia lain.- Y.B Mangunwijaya
Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.-Mohammad Hatta
Kutipan-kutipan yang terpilih untuk ditampilkan sebagai instalasi lantai sangat powerful buatku pribadi. Apalagi sebagai generasi muda, aku merasa seperti diingatkan kalau pada akhirnya kita harus tetap menjadi seseorang yang bisa dibanggakan di masa depan. Maka dari itu, instalasi lantai yang merupakan jejak inspirasi ini merupakan suatu ide yang sangat keren. Aku yakin, banyak anak muda berpikiran hal yang sama ketika sudah membaca kutipan-kutipan di Taman Pandang Istana ini.

Ke depannya, aku yakin taman ini akan mengundang banyak orang untuk datang. Terutama dikarenakan lokasinya yang berada di halaman Plaza Monumen Nasional. Karena selain sebagai tujuan wisata edukatif, taman ini juga tentunya cocok untuk dijadikan tempat melakukan kesenian dan olahraga. 


Begitu banyak simbol kesenian yang ada di Taman Pandang Istana ini. Apalagi di bagian depan Taman ada dinding mural. Bisa dijadikan sebagai penahan media pembuatan mural. Jadi, jangan ragu untuk berkreasi di taman ini deh. Selain itu juga kita juga dapat mengeksplor diri dalam kesenian. Langsung deh rencanakan datang ke taman ini bersama komunitas kesenianmu!

Dinding Mural dan Bangku Tipografi
Mau olahraga di taman ini juga bisa. Apalagi kalau untuk jogging. Tepat banget. Berada di kawasan Monas, membuat taman ini dapat dijadikan salah satu lintasan lari sekaligus tempat peristirahatan. Oh ya, Taman Pandang Istana menyediakan tempat sampah dua jenis. Jadi, tidak ada alasan kan untuk membuang sampah sembarangan. πŸ˜€

Pada akhirnya, aku berharap taman ini dapat dimaksimalkan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan positif dari rekreasi hingga olahraga. Dengan begini, kita sama saja ikut mendukung menjadikan Jakarta kota yang ramah. Karena ruang publik seperti taman juga ikut diramaikan.
Menuju Malam di Taman Pandang Istana
Bagi yang masih penasaran dengan bahan pembuatan yang digunakan untuk Taman Pandang Istana ini, bisa mengunjungi Membangun Bersama. Keep update yuk dengan informasi soal pembangunan lainnya melalui twitter (Holcim Indonesia), instagram (Holcim ID), dan facebook (Holcim Indonesia).

Terima kasih atas kesempatannya, Blogger Perempuan. It's been pleasure to meet you all. :)
Blogger Perempuan di Taman Pandang Istana

Share with the world:

27 comments:

Hana Bilqisthi said...

amin.. semoga tamannya digunakan untuk kegiatan yang positif :D

Sandra Buana Sari said...

Iiih keren, aku ngga ngeh loh ttg bangku tipografi itu :)

Retno Andini said...

aamiin ya, bakal seneng liatnya kalo begitu :)

Retno Andini said...

makasih mbak san, aku pun gak ngeh kalo ga ngeliatin lama-lama :D

turiscantik.com said...

Bagus bngt kl lebih bnyak lahan terbuka hijau di jkt kyk yg satu ini ya mbak :)

Rusydina Tamimi said...

kereen yang Bangku Tipografinyaaa >.<
semoga kebersihannya tetep terjaga :D

Andiyani Achmad said...

akhirnya sabtu kemarin ketemu retno lagi yaa... nice writing :)

Anggi Swastika said...

bagusss....semoga tama nya bisa lebih asri jadi kalau siang nggak panas dan makin banyak ruang terbuka hijau di Jakarta. Bosen jalan2 di mol muluk #sakitkantongdanmata :D

Retno Andini said...

iya mbak, jadi nambah pilihan tempat main di Jkt :D

Retno Andini said...

iya kereeen, aku suka banget hihi. semoga ya mba :D

Retno Andini said...

iya seneng akhirnya ketemu lagi kitaaa... makasih mba, see u again :D

Retno Andini said...

wahahaha sakit kantong dan mata. iya aku jg berharapnya bisa lebih asri, supaya ga gosong abis main-main ke taman hihihi

dunia eni said...

Lebih mirip galeri yacmb,tamannya

dunia eni said...

Lebih mirip galeri yacmb,tamannya

Tya Napitupulu said...

Kepingin ada yang kayak gini juga di Bekasi, Mbak.

ifa musyrifah said...

wow, kece nih Retno sampai detail ke tempat sampahnya juga. Semoga Taman Pandang istana tetap clean dan cantik ya serta nggak disalahgunakan untuk nongkrong2 gajelas dan jadi markas alayers heheheheheehe *peace*

Oline said...

Seneng dehh.. sekarang Jakarta punya taman baru..

Retno Andini said...

Hihi iya mbaaa, bikin seger mata dehπŸ˜€

Retno Andini said...

Samaaa. Kita tungguin aja yaaah

Retno Andini said...

Wahaha aamiiin ifaaa, semoga bisa dijaga dg baik yaa

Retno Andini said...

Iya mba oline, jadi makin banyak spot buat main weekend deh

Dina Mardiana said...

Hai mba Retno, aku udah komen belum ya di sini.. komen lagi ah..
tulisan dan foto2nya okee! :)

Nurin Ainistikmalia said...

Wew wew wew keceh keceh keceh :)

Astin said...

Cakep banget tulisannya. Tamannya juga membuat aku jadi terinspirasi untuk membangun lahan hijau di rumah, yaaah sekedar satu dua pot bunga dan pernik hiasan seni gitu.

Semangat Jakarta, bangun kotamu dengan cantik

Retno Andini said...

hai mbak dina, makasih yaaa :D

Retno Andini said...

thanks mba astin. iya aku juga jd pengen deh bikin yg lucu2 gitu tp belum terealisasi haha mba astin nanti share di blog yaaah kalo udah jadi dekor halamannya, biar aku inspired nih :D

Retno Andini said...

thank you mba nurin :D

 
Designed by Beautifully Chaotic