Thursday, February 16, 2017

Makan Siang Ala Kerajaan di Sasono Ondrowino


Assalamualaikum! Senangnya mau nulis cerita traveling lagi. Kali ini acara jalan-jalannya keee Jogja! Lagi-lagi ke Jogja dan semacam nggak ada bosennya gitu ya. Soalnya Jogja memiliki banyak sekali tempat dan kebudayaan yang bisa dieksplor. Jadinya gak pernah merasa kekurangan list tempat yang harus dikunjungi setiap liburan ke sana.


Liburan kali ini cukup lama, lima hari. Sempat explore wisata alam, restoran dan tempat makan unik, dan wisata mall as usual. Bhahahak. Jadi sebenarnya ada yang lucu. Di suatu hari, kami berniat untuk pergi ke Jogja Gallery di kawasan Alun-Alun Utara. Sebelumnya, aku sempat mencari tahu soal tempat ini. Katanya sih banyak pameran kebudayaan dan seni yang cukup menghilangkan dahaga para pecintanya. Jadilah siang-siang kami berangkat ke sana naik Grab Car dari hotel. Iya, Jogja sekarang sudah ada Go-Jek, Grab, dan Uber.

Sesampainya di Jogja Gallery, sekitar jam 11 pagi, kami melihat papan bertuliskan closed di pintu depan. Lalu kami berpikir kalau mungkin Jogja Gallery bukanya agak siang di hari Minggu itu. Akhirnya kami masuk ke Posyandu (Pos Pelayanan Dagadu) dulu yang terletak persis di sebelah kanannya. Setelah pilih-pilih dan menenteng belanjaan, kami kembali keluar menuju Jogja Gallery.

Dan ternyata tetap CLOSED.

Sedih kali! Padahal rencananya kami ingin spend time sekitar 1 jam dulu sebelum akhirnya makan es krim di Il Tempo Gelato. Tapi kadang segalanya gak selalu berjalan sesuai rencana. Lalu kita menengok ke sebelah kiri Jogja Gallery. Ada bangunan dengan arsitektur khas Jogja yang di depannya terdapat papan menu.

Aku: "Mo, apa kita makan disini dulu aja?"
Moe: "Boleh deh. Sambil nungguin jam 12 kan."
Aku: "Eh tapi duit gue tinggal sekitar 30.000. Belum ambil ATM. Lo ada kan?"
Moe: "Hah? Duit gue juga tinggal 30.000. Tapi di dalem bisa kali bayar pake debet..."
Aku: "Oh iya ya. Oke masuk deh."


Lalu kami memasuki restoran Sasono Ondrowino. Sepertinya kami adalah customer pertama pagi itu. Hanya ada satu waitress yang terlihat dan melayani kami. Ia mempersilakan kami untuk duduk di area AC. Padahal kami hanya berdua, tapi kami diberikan tempat dengan meja makan besar kapasitas 8 orang. Wah! Kalau di Jakarta kayaknya agak susah dapat pelayanan seperti ini.

Kami diberikan menu yang tersedia, lalu aku langsung bertanya cepat "Mbak, disini bisa bayar pakai debet kan?"

Lalu mbaknya menjawab: "Tidak bisa mbak. Kami hanya menerima pembayaran tunai."

DORRR... Lalu kami memilih menu yang sekiranya cukup dibayar dengan uang Rp55.000. Pilihan kami jatuh kepada kangkung crispy (Rp15.500), lumpia ayam (Rp17.500), dan lychee tea (Rp13.000). Agak kaget juga sih karena menu disini ternyata tidak mahal seperti yang aku kira sebelumnya. Padahal restoran ini terkenal karena konsepnya serta menu yang disajikan adalah makanan khas kerajaan.

Walaupun kami sudah berhasil memesan sesuai budget. Tetap dong ada rasa panik. Sampai sempat menelepon seorang teman untuk datang kesini membawa uang cash. Hahaha. Tapi akhirnya nggak jadi. Kami bertanya lagi ke waitress mengenai lokasi ATM terdekat dan ternyata ada. Akhirnya Moe pergi ke ATM dan datang kembali dengan perasaan lega. Soalnya jadi bisa pesan menu yang lebih mengenyangkan. Hahaha.

Tidak lama menunggu, pesanan kami akhirnya datang. Porsi yang disediakan ternyata cukup besar. Apalagi kangkung crispy yang termasuk ukuran snack, tapi disajikan sepiring besar.




Berikut tadi beberapa foto makanan dan minuman yang kami pesan. Menurutku, harga dan rasa yang ditawarkan restoran ini cukup worth it. Selain itu, banyak sekali makanan dan minuman yang hadir di daftar menu dengan nama yang unik. Seperti minuman di atas, Srikandi Kesengsem. Seperti namanya, minuman ini juga unik karena perpaduan fresh strawberry, yogurt, dan ice cream strawberry. Beneran bikin kesengsem alias senyum-senyum sendiri saat meminumnya.

Selain suasana dan menu yang ditawarkan, restoran ini juga menyediakan fasilitas mushola dan toilet. Jadi tidak perlu takut apabila datang pada saat adzan. Karena bisa sholat disini, kak!

Kisaran harga yang ditawarkan untuk minuman Rp5.000 - 23.000. Sedangkan harga untuk makanannya berkisar Rp15.000 - 185.000. Belum lagi ada menu paket keluarga yang ditawarkan untuk 4 dan 6 pax.

Seriously I need to visit this place again. Karena suasana dan menunya bikin keingetan terus saat sampai Jakarta. ๐Ÿ˜

Selanjutnya, mau bikin postingan tentang Jogja lagi. Tungguin yah!

Wassalamualaikum.
Share with the world:

18 comments:

Saribainbridge.com said...

Yang kangkung krispy itu fotonya yang dibawah dirisoles ya Retno? enak banget sepertinya :)

Anggi Swastika said...

Retno....kok aku jd ngeces hahaha, masuk lah ke daftar jajanan ke Jogja. Mana harga rama di kantong dan tempat serta makanannya instagramable banget yak hahaha.

Anisa Ae said...

Tempatnya klasik dan kelihatan nyaman. Pengen deh ke sana juga sama keluarga.

Prima Hapsari said...

Kangkung crispy? :o Penasaran! :D

Sandra Nova said...

Aku kesini pas Raya masih 7-8 bulan hahahah, makanannya enak2 & murah, dan sepiii.. mungkin orang2 pada takut karena suasana keratonnya terkesan mahal :D

Retno Andini said...

Iya mba. Enak dan jadi inspirasi masak baru. Sampe rumah langsung pengen nyoba bikin sendiri x)

Retno Andini said...

Nah iyaaa. Affordable dan instgramable. Kata kunci bgt mbagie buat tempat ini hihihi wajib cobain!

Retno Andini said...

Ditambah alunan lagu-lagu jawa yang makin berasa nuansa keratonnya mbaa hihi

Retno Andini said...

Yasss! Aku pertama kali bgt nyobain makanan ini disana :)

Retno Andini said...

Iyaaa aku pun mengiranya begitu mba. Padahal kalo udah liat buku menunya, malah bikin senyum-senyum sendiri ๐Ÿ˜‚

muti mimut said...

Pernah denger ada resto yang menyajikan menu ala kerajaan, saya pikir lokasinya di areal Keraton, ternyata di kawasan Yogya gallery tho

Ingga Bia Putri said...

belum pernah coba kangkung crispy dan kayanya enak juga ya :D
suasana restonya khas kerajaan jogja banget ya no, akupun pasti bakal ngiranya harganya mahal2 tapi ternyata harga cukup bersahabat. Jadi pengen ke jogja lagiii :(

Retno Andini said...

Iya mba, restoran ini sering masuk tv dan majalah jadinya familiar. Aku juga mengiranya ada di area kraton, ternyata nggak pas disamperin. :D

Retno Andini said...

Enak kak, unik ya menunya.๐Ÿ˜… Iya tempatnya rermasuk shopisticated kalau untuk ukuran di jakarta pun. Aheeey! Kalo ke Jogja lagi, jangan lupa mampiiir.. ๐Ÿ˜†

Erny Kurniawati said...

Aku tinggal di Jogja malah belum pernah nyoba. Duh kudet yah wahaha Nanti coba ah!

Perempuan November said...

aku kok ya baru denger ada kangkung crispy mbak. rasanya gimana? jadi penasaran pengen nyoba sendiri di rumah. soalnya kalau nunggu ke Jogja nggak tau entah kapan hahhahaa..

Retno Andini said...

Waduh! Hahaha asiiik, wajib segera coba ya mbaaa๐Ÿ˜

Retno Andini said...

Rasanya kayak keripik bayam mbaaa.. Iya masak sendiri aja, mudah tapi unik. Orang rumah pasti gak nyangka๐Ÿ˜

 
Designed by Beautifully Chaotic