Friday, October 27, 2017

The Lodge Maribaya: Wisata Asik yang Instagramable

Assalamualaikum!

Memasuki musim liburan nih, pasti deh udah mulai ngerencanain mau liburan kemana ya kaaan? Kalo gitu toss dulu! Sebelumnya aku udah ada rencana untuk liburan ke luar kota yang agak jauh. Tapi... tiket kereta udah pada habisss, tiket pesawat pun lagi mahal-mahalnya. Semacam semesta nggak mendukung untuk liburan jauh-jauh dari rumah ini sih. Akhirnya berniat liburan yang deket-deket aja, yang penting bisa menghirup udara segar dan seru-seruan bareng temen. Yaudah nih Lembang jadi tujuan kita. 

Lembang sekarang punya banyak tempat wisata yang bisa dijadikan pilihan kita. Dari yang mau cobain glamping (glamour camping), jalan-jalan cantik ke kebun bunga, main-main sama kuda, sampai naik ayunan dengan pemandangan hutan pinus pun adaaa. Ada banget. Pilihan kami jatuh ke the Lodge Maribaya yang kian ramai fotonya bermunculan di timeline instagram. Cukup penasaran sih, kok bisa se-hype ini?

Lokasi the Lodge Maribaya berada di Desa Cibodas, Lembang, Bandung Barat. Menuju ke lokasi, kami keluar tol Padalarang, lalu lanjut menelusuri permukiman penduduk. Sekitar 1,5 jam setelah keluar dari pintu tol Padalarang, akhirnya kami tiba di the Lodge Maribaya. Kondisi jalanan menuju kesana menurutku sudah cukup baik. Tidak seperti dua tahun lalu saat aku pergi ke Tebing Keraton. Jadi sekarang tidak perlu khawatir ban bocor segala macam karena jalanannya yang penuh batu. Hehehe. Good job, Bandung!

Untuk memasuki kawasan the Lodge Maribaya, kami dikenakan tiket Rp25.000/ saat weekend. Sementara untuk harga tiket saat weekday Rp15.000. Hmm, buat kamu yang mau datang pada saat hari libur nasional, siapkan Rp35.000 ya untuk tiket per orangnya. Dengan nilai tiket tersebut, kita akan terbayarkan dengan melihat suguhan pemandangan lereng perbukitan Maribaya Lembang yang  
Masya Allah deh cantiknya. Susah dicarinya kalau di Jakarta. Selain itu kita juga akan dapat Milo dingin saat di pintu keluar nanti. Yuhuuu!

Wahana pertama yang bikin kami tertarik adalah Zip Bike. Disini kita bisa naik sepeda di atas tali bersama udara. Antrian wahana ini bisa dibilang paling panjang dibanding wahana lainnya. Pastikan untuk menyiapkan Rp20.000 ya untuk bisa menikmati wahana ini. Oh ya, tersedia juga mesin EDC buat kamu yang bawa kartu debit. Keren ya, mendukung cash less society nih! Sebenarnya, aku tuh nggak pengen banget naik ini, jujur takut euy. Apalagi dilihatin banyak orang yang sambil mengantri. Grogi abis hahaha. Ditambah arahan fotografer untuk banyak bergaya di atas sepeda layang ini. Huh! Tapi akhirnya aku ikutan naik juga, soalnya percuma kalau nungguin temen aja, nggak worth it ah kalau sambil panas-panasan doang. Harus nyoba walaupun takut banget. Sedia payung yah guys, karena panas banget.


Bisa dilihat kan gimana tegangnya foto di atas? Fotografernya memberikan banyak sekali arahan. Disuruh peace, senyum, sampai lepas tangan. Ya jelas nggak mau! Hahahaha plis lah cepetan. 15 detik rasa satu jam. Tapi tenang, banyak yang lebih penakut dariku ternyata. Ada tiga bapak-bapak yang naik Zip Bike sambil gementeran, akhirnya seluruh tali bergoyang. Jelaaas semua yang lagi mengantri jadi tertawa, semacam hiburan sambil menunggu antrian yang panjang. Hahaha. Aku ngantri untuk naik Zip Bike ini sekitar 45 menit guys, bukan waktu yang sebentar ya!

Setelah itu, kami ingin mencoba naik ayunan di udara atau Sky Swing. Seperti biasa, jangan lupa siapkan uang Rp20.000 ya untuk bisa mencoba wahana ini. Menurutku ini nggak seseram Zip Bike. Karena kayu ayunannya lebar, dengan pengamanan tali yang bikin kita jauh lebih ngerasa safe. Antriannya pun lebih sebentar. Mungkin dikarenakan persiapan naiknya tidak selama Zip Bike ya. Dijamin menyenangkan banget. Berikut ini hasil foto dari fotografer disana. Oh ya, untuk bisa menebus foto-foto hasil fotografer selama disana, kita perlu mengeluarkan Rp10.000 untuk setiap foto yang ingin ditransfer ya. Kualitas fotonya nggak perlu diragukan lagi. Tapi kalau mau lebih hemat, tetap bisa pakai kamera atau ponselmu sendiri kok. :)
Fotografer di sana nggak pernah bosan untuk mengarahkan gaya kita lho. Mereka sangat friendly, tinggal modelnya aja yang mau ngikutin apa nggak. Hihihi... Lihat deh pemandangannya, syahdu banget kaan ditambah lagi agak mendung saat itu. Setelah main Sky Swing, kami ingin mencoba balon udara. Kali ini mau difotonya bertiga. Pasti bakal seru banget.

Balon udara ini salah satu yang digemari juga, karena kapasitasnya banyak. Rata-rata pengunjung memilih ini karena bisa foto sekeluarga, sampai dengan 8 orang pun bisa. Tapi tetap ada nomor antrean sisss dengan sistem yang lebih rapi. Saat kita membayar tiket Rp20.000/orang, kita ditanya mau berapa orang yang naik balon udara. Setelah itu baru deh diberikan struk pembelian tiket yang sekaligus berisi nomor antrean. Sambil menunggu, kami memilih untuk shalat ashar dulu di mushola yang disediakan tidak jauh dari balon udara. Di The Lodge Maribaya, kita nggak bakal kesulitan untuk menemukan toilet, karena memang sudah disediakan di beberapa spot.

Nah, dari ketiga wahana yang aku coba disana, balon udara ini jadi yang paling terfavorit. Karena bisa seseruan bareng teman, bisa explore gaya-gaya yang lucu jadi hasil fotonya pun bagus deh. Fun banget! Pokoknya kalau ke The Lodge Maribaya, wajib banget bawa teman-teman atau keluarga supaya bisa senang-senang bersama. 

Sebenarnya masih ada beberapa wahana lagi yang tersedia di sana tapiii sayangnya waktu kami nggak cukup. Masih ada gantole, sky tree, dan satu lagi aku lupa namanya. Pokoknya bisa tidur di hammock yang bersusun. Selain itu, juga ada penginapan dalam bentuk camp yang unik. Cocok banget nih buat kamu yang mau kesana. Aku menyarankan kalau kesana lebih baik nginep dulu, supaya bisa explore dari pagi. Ssst.. di Lembang banyak penginapan lho! Dari yang standar sampai yang mewah pun. Setelah itu bisa deh ke wisata Lembang lainnya.

Lucu ya tendanya? Anyway menurut informasi The Lodge Maribaya juga menyewakan tempat untuk team building dan acara pernikahan! Uwaaaw! Buat yang punya rencana untuk menikah outdoor dengan nuansa yang seasri ini, buruan deh tanya-tanya. Hihihi..

Setelah lelah main-main, kami tetap perlu antri saat berada di pintu keluar untuk mendapatkan MILO dingin yang enyaaak banget lah seger plus antri tebus foto. Kami menghabiskan waktu 4 jam selama berada di the Lodge Maribaya.

Aku punya tips soal apa aja yang perlu dibawa saat ke the Lodge Maribaya:
1. Sunglasses, biar nggak silau kalau lagi naik Zip Bike
2. Payung dan jas hujan, untuk jaga-jaga kalau cuacanya panas banget atau tiba-tiba turun hujan
3. Minuman, karena dijamin haus deh sis
4. Uang cash atau kartu debet, untuk membayar tiket masuk, antri wahana, tebus foto, dan jajan!

Jangan lupa juga untuk memakai baju dan alas kaki yang nyaman yaa!

Terima kasih sudah mampir dan membaca sampai selesai. Wassalamualaikum.
Share with the world:

2 comments:

turiscantik.com said...

Belum lama ke bandung mau juga ke tempat ini, tapi ternyata dari bandung masih jauuuuh banget ya. hehehhehe

Retno Andini said...

Iya mba cukup jauh dari Bandung kota. Tapi jalan2 ke Lembang worth it bgt untuk melepas penat mba hihihi

 
Designed by Beautifully Chaotic