Monday, January 1, 2018

Memahami Arti Rupiah dari Ibu

Menyimpan banyak lembaran rupiah di dalam dompet dapat menjadi suatu hal yang menyenangkan. Melalui rupiah, saya dapat mengenal pahlawan-pahlawan Indonesia yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Selain itu juga, berkat rupiah, tempat-tempat eksotis di Indonesia serta rumah adat yang juga pernah tergambarkan dalam lembaran uang kertas menjadi lebih dikenal. Banyak sekali pesan serta pengetahuan yang dapat kita ketahui melalui selembar pecahan rupiah yang kita miliki. 


Jauh sebelum dapat menghasilkan uang sendiri, saya sudah belajar mengenal rupiah dari Ibu. Ketika itu saat duduk di bangku Sekolah Dasar, ada mata pelajaran yang menginformasikan tentang jenis hobi. Salah satunya adalah filateli. Sebuah hobi yang terdengar paling menarik bagi saya. Kemudian saya menceritakan tentang filateli ke Ibu saya di rumah. Beruntungnya, ternyata Ibu saya juga seorang filateli sejak muda. Ia mengumpulkan banyak perangko dan uang kertas. 

Perangko dan uang kertas yang ia koleksi tersimpan rapi pada stamp album di lemari buku rumah saya. Hingga saat ini, stamp album tersebut masih dalam kondisi baik. Begitu juga dengan koleksi di dalamnya. Berikut tampilan koleksi uang kertas yang masih tersimpan rapi di stamp album milik Ibu.




Semenjak hari itu, saya belajar tentang bagaimana rupiah begitu berharga hingga harus diperlakukan dengan baik. Uang kertas itu terjejer rapi puluhan tahun dalam stamp album. Sehingga saya jadi merasa perlu melakukan hal yang sama dengan uang kertas yang saya miliki. Sejak SD, saya menjadi terbiasa untuk tidak melipat uang kertas. Diawali dengan pilihan dompet yang panjang sesuai dengan ukuran uang kertas.

Dikarenakan adanya kesadaran untuk menjaga uang kertas, saya jadi prihatin saat melihat ada orang lain yang memperlakukan uang kertas dengan tidak layak. Misalnya dengan dilipat, dicoret-coret, dan distaples. Karena saya yakin sekali uang kertas di Indonesia sudah didesain dan diproduksi sedemikian rupa agar dapat digunakan sebagai alat transaksi yang layak dan tahan lama. Jangan sampai hal itu malah ternodai oleh penggunanya sendiri.

Rupiah adalah salah satu "aset bangsa". Kewajiban untuk menggunakan rupiah di seluruh wilayah Indonesia, secara tidak langsung telah mengingatkan kita kalau rupiah merupakan salah satu bentuk identitas kita sebagai Warga Negara Indonesia. Penetapan rupiah sebagai mata uang orang Indonesia dilakukan pada tahun 1949, 4 tahun setelah kemerdekaan negara ini.

Setelah mengetahui arti rupiah, ada baiknya kita juga mulai tergerak untuk memperlakukannya dengan baik. Sesimpel dengan tidak melipat dan mencoret-coretnya saja. Karena mencintai rupiah bisa dimulai dari hal terkecil yang kita bisa.
Share with the world:

2 comments:

Anisa AE said...

Betul sekali. Mendapatkan uang juga tidak mudah, jadi kita harus menjaga uang itu dong :) Nice share ^^

Retno Andini said...

iya mba Anisa, harus dijaga secara kualitas dan kuantitas heheu :D

 
Designed by Beautifully Chaotic