Sunday, January 14, 2018

Museum MACAN: Destinasi Kesenian Baru di Jakarta

Halooo..assalamualaikum!

Sudah lama banget nggak bahas soal jalan-jalan ya di blog ini. Berhubung memang belum jalan-jalan lagi ke luar kota, jadi aku akan share jalan-jalan di dalam kota yang tentunya worth it banget untuk kamu coba lagi. Sabtu kemarin, aku berencana untuk pergi dadakan ke Museum Macan. Kenapa dadakan? Karena baru direncanakan kemarin pagi, sebelum aku berangkat kerja. Iyaaa kerja, alias lembur. lol. Aku berangkat dari Jakarta Timur, sekitar jam 15.30. Baru kali ini nih ke museum sore-sore.
Bagian Depan Museum MACAN


Museum MACAN merupakan singkatan dari Museum of Modern and Contemporary  Art in Nusantara. Jadi, gak perlu expect bakal ada macan disana, karena ini hanya sebuah singkatan. Hehe. Seperti namanya, museum ini menyajikan hasil karya seni modern dan kontemporer. Nggak heran kalau museum ini mampu menarik minat dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Museum ini berlokasi di Jakarta Barat. Tepatnya pada alamat berikut.
AKR Tower, Jalan Panjang No.5, Kebon Jeruk, RT.11/RW.10, Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11530

Pada postingan kali ini aku akan lebih menceritakan tentang tips dan trik datang ke museum supaya dapat menikmati hasil seni dengan maksimal.

Bagi kamu, yang sudah mengincar untuk mendapatkan hasil foto di Infinity Mirrored Room karya Yayoi Kusama, lebih baik rencanakan untuk datang lebih awal. Dikarenakan antrean untuk dapat menikmati karya yang satu ini, ditutup pada pukul 5 sore. Berhubung aku baru sampai sana melewati jam 5, jadi kesempatan untuk masuk ke Infinity Mirrored Room pun kandas. Tapi tenang saja, masih ada 90 hasil karya seni dari seluruh dunia yang tetap dapat kita nikmati.


Karya Seni di Museum MACAN
Salah satu karya seni yang sangat mengusik perhatian aku selama berada di sana adalah lukisan karya I Nyoman Masriadi (b. Indonesia, 1973) berjudul Juling (2005) --Cross-eyed. Lukisan yang menggunakan media campuran tersebut telah membuat aku agak malu karena cukup tersindir halus. Fenomena keterikatan manusia dengan produk teknologi, khususnya telepon genggam kini sudah menjadi isu. Pada lukisan tersebut, terlihat orang-orang memusatkan matanya hanya pada satu layar, sehingga membuat mata mereka merah dengan dahi berkerut. Ya, itu kita.

Selain lukisan, Museum ini juga menampilkan hasil karya seni kontemporer dan modern dalam bentuk yang lain. Contohnya ini.
That’s “Hulk (Wheelbarrow)” a sculpture by Jeff Koons.
Hulk (Wheelbarrow)
polychromed bronze, wood, copper, live flowering plants
68 1/16 x 48 3/8 x 81 5/8 inches
172.9 x 122.9 x 207.3 cm
© Jeff Koons
2004-2013
Museum MACAN juga menyediakan area khusus untuk anak-anak yang ingin mengikuti workshop kesenian di Children Art Space. Foto di atas diambil pada salah satu dinding Children Art Space. Percayalah, setiap sisi di Museum MACAN super enak untuk difoto! Hehehe.
Bagaimana? Makin penasaran nggak dengan koleksi lainnya yang disajikan Museum MACAN? Bagiku, mengunjungi museum merupakan sebuah pengalaman yang menyenangkan banget. Sayang sekali, aku lebih sering cerita tentang museum di akun Tumblr. Nantinya aku akan bakal lebih sering untuk share cerita Museum di blog ini ya.

Tips bepergian ke Museum MACAM
1. Atur waktu untuk tiba disana paling lambat jam 16.00. Supaya kamu bisa menikmati Infinity Mirrored Room
2. Siapkan uang Rp50.000 untuk membayar tiket masuk
3. Gunakan outfit yang nyaman dan berwarna cerah, supaya hasil fotonya bisa kontras dengan background di Museum MACAN
4. Jangan lupa untuk membawa kamera, karena banyak sekali spot foto yang kece
5. Selamat menikmati pameran!

Wassalamualaikum.
Share with the world:

10 comments:

Kartika D Aryani said...

penasaran banget sama Museum ini, banyak banget yang udah kesana dan update foto.Foto-fotonya bagus-bagus, Karya seni yang di foto juga bagus-bagus ^^

xoxo,
The Wonderland by Kartikaryani
www.kartikaryani.blogspot.co.id

Nisamrw said...

Waah sampe membelah jakarta ya mbak dr timur ke barat.. lokasinya dekat rumah saya, tp saya sendiri blm pernah kesana wkwk. Bs jd pertimbangan nih..terimakasih reviewnyaa

Salam kenal btw Mbak 😁😁

Mhd. Ansyari Tantawi said...

Finally, I'm landing here :)
ngomong-ngomong soal museum, Museum Bahari kebakaran nasibnya sama seperti Arsip fisip tempat gw kerja dulu, sad story hahaha

Retno Andini said...

Lagi hype bgt ya foto-doto di Museum Macan hihi. Tp memang worth it untuk dikunjungi lho tempat ini :p

Retno Andini said...

Yg deket rumah malah blm kesana ya, biasanya sih gituπŸ˜‚ makasih jg udh berkunjung! 😊

Retno Andini said...

Iya sempet denger beritanya juga gw, sedih sih. Jadi keflashback ya soal kantor sendiri πŸ˜…

Hana Bilqisthi said...

Ooh ini museum yg hype di instagram itu :o makasih sharingnya Retno :D

Anggi Swastika Wijaya said...

Deket banget sama rumah tapi belum sempet aja mau ke sini wkwkwkwkwk, Retno tau ke MACAN mah mampir atuh ke rumah ^^

Emak juga udah rewel minta diajak ke sini, habis baca blogpost retno jadi makin mupeng deh. TFS ya ^^

Retno Andini said...

Sama-sama han :D

Retno Andini said...

Si mamah update bgt ya mbaπŸ˜† disana pasti seru deh byk foto-fotonya 😊

 
Designed by Beautifully Chaotic