Saturday, August 6, 2022

Sayonara @makanharusenak

Halooo! Super nggak terasa kita udah melewati pertengahan tahun 2022. How's 2022 so far? Tentunya banyak kejadian yang menyenangkan, sekaligus yang terjadi di luar dugaan yah. Karena, katanya segala sesuatu yang di luar rencana juga merupakan bagian dari kehidupan. Seperti yang terjadi pada suatu sore di bulan Mei 2022.

Monday, June 6, 2022

Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence

Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence
Review Teratu Brightening & Dark Spot Serum dan Phytocell Skin Treatment Essence

Hola, girls! Setelah sekitar 2 tahun nggak update penggunaan skincare, ternyata pandemi membuatku mulai explore lagi skincare baru yang cocok dengan semakin banyaknya kebutuhan kulitku :p Masih bertekad untuk less make up, more skincare dong mumpung wajah masih setengah tertutup masker. Kali ini aku mau share skincare yang sudah kugunakan 2 bulan terakhir dari Teratu. Salah satu brand lokal yang lumayan hype di media sosial dan penjualannya di e-commerce cukup bikin aku tambah penasaran. Is it that worth it?

Aku mencoba produk serum dan essence sekaligus dari Teratu supaya hasilnya lebih terasa. Ketika produknya sudah kuterima di rumah, packaging-nya aja udah cukup bikin aku ngerasa takjub. Pada kemasannya, terdapat unsur Indonesia yang dituangkan dalam visual wayang seperti pada gambar di atas. Dan hal lain yang nggak kalah penting, produk ini sudah terdaftar di BPOM sehingga sudah dipastikan aman ya, girls! Oke, aku memulai untuk review produk serumnya dulu ya!

Tuesday, March 15, 2022

Hari-Hari Isolasi Mandiri

Halo! It's been a while..

Alhamdulillah akhirnya bisa kembali mengisi blog ini sebagai tulisan pertama di tahun 2022. Well, padahal udah pertengahan Maret ya! Hehe, karena di tahun ini ternyata banyak sekali kejutan yang terjadi since day one. Ada hal-hal yang nggak pernah kuperkirakan terjadi, malah terjadi. Suatu hari di bulan Februari, aku melihat sebuah gambar dari akun Instagram @thegangoffur, sebuah buku cerita anak, yang isinya kira-kira begini 

"Saat yang terjadi tak sejalan dengan rencana, bukankah itu reminder bahwa kita cuma hamba?"

Deretan kata-kata itu ternyata dapat menenangkan diriku yang saat itu sedang dalam masa isolasi mandiri yang cukup melelahkan. Sebelumnya, aku tidak pernah membayangkan dapat bertahan berhari-hari di dalam satu ruangan dengan kondisi yang tidak baik-baik saja. Berhari-hari, aku mencoba untuk mencari apa yang sebenarnya sedang Allah persiapkan untukku melalui istirahat panjang yang diberikan di bulan Februari. Mungkin aku perlu benar-benar istirahat sejenak. Mungkin ini bonus atas kesibukan di waktu sebelumnya yang telah melewati batas. Atau ada kemungkinan-kemungkinan lain yang belum kudapatkan jawabannya hingga saat membuat postingan ini.

Tuesday, November 30, 2021

Manusia Ruangan Kaca

Pagi ini sedikit berbeda. Aku memasuki ruangan kaca itu tanpa menyapa siapapun. Tidak ada yang datang hari ini. Seperti mimpi, kondisi ini ternyata bisa terjadi di pertengahan tahun 2021 yang penuh kejutan. Aku menyalakan komputer, membuka beberapa aplikasi yang kubutuhkan mengisi hari. Ada tautan menuju pekerjaan rutin, kotak surat elektronik, halaman rapat daring yang segera dimulai, dan pemutar musik digital yang baru saja kuperpanjang masa langgannya. Semuanya berusaha mencuri perhatian. Belum sampai setengah hari, aku merasakan kekosongan yang luar biasa pada ruangan ini. Biasanya selalu ada cerita-cerita ajaib yang terdengar di tengah padatnya jam kerja. Penghuni ruangan ini begitu berharga. Mereka adalah tempat dimana kebahagiaan-kebahagiaan kecil tersimpan rapi dan kesedihan-kesedihan besar yang selalu terasa dibagi rata. Mereka seperti layaknya keluarga. Bekerja adalah aktivitas yang begitu menyenangkan apabila dilakukan bersama mereka. Dari pagi hingga menuju pergantian hari, kemungkinan kita sedang sama-sama berada pada halaman website yang sama. Menyelesaikan pekerjaan harian yang kadang terlihat tidak ada titik terangnya. Lagi-lagi, merasa tidak sendirian merupakan sebuah kekuatan untuk melanjutkan perjalanan. Melihat usaha mereka dan aku sendiri yang selalu berusaha memenuhi ekspektasi banyak orang, terkadang terasa melelahkan sekali. Karena akan selalu ada kekurangan yang bisa dinilai, serta kesalahan yang bisa dijatuhkan. Di dalam ruangan kaca, ada banyak cerita soal bagaimana perasaan gagal dalam memenuhi ekspektasi orang lain. Sepertinya kita pernah lupa, kalau kita tentu tidak bisa membuat semua orang senang. 

Friday, September 17, 2021

What's Yours Will Find You

Sore ini sedikit mendung tapi senangnya belum begitu terasa bikin gerah. Sebelum keluar gedung kantor, jadi kepikiran untuk naik Transjakarta aja pulang kantor kali ini. Soalnya... yah udah lama banget gak naik TJ pas pulang, alias selama PPKM ini terbiasa naik Grab karena a lil bit parno. Padahal, naik TJ juga aman-aman aja insya Allah karena ada ketentuan prokes yang bikin penumpang merasa lebih safe.

Yaudah yuk, ke Halte Carolus! Sampai lupa rutinitas apa yg biasa dilakukan saat pulang naik TJ. Oh ya, pasang headset buat dengerin Spotify. Terpasanglah salah satu lagunya Kings of Convenience on repeat, karena lagi suka-sukanya. Kondisi di dalam Transjakarta sore itu agak lengang, aku beberapa kali dapat kesempatan untuk duduk. Tapi aku akhirnya memilih untuk duduk saat sudah setengah perjalanan. Aku hanya mendengarkan musik dari ponsel yang kutaruh di kantong celana sebelah kanan. Nggak ada yang aneh. Walau biasanya aku taroh di kantong tas atau jaket karena lebih mudah dijangkau. Iya, sore ini agak berbeda.

Setelah hampir mendekati halte lokasi transit, aku bangun dari kursi sambil memegang pegangan pada besi di atas kepala. Akhirnya aku jalan mendekati pintu keluar bus. Terlihat headset yang kukenakan kini menggantung terputus dengan induknya, alias si ponselku satu-satunya itu. Pantas suara musiknya terhenti. Ketika keluar dari bus dan berada di halte, aku berusaha menyambungkan kembali headset dengan ponselku. 

Lho, tapi ponselku kok nggak ada di kantong? :(

 
Designed by Beautifully Chaotic